in

Dari Gang Sempit hingga Pelosok Kampung, Daging Kurban Gerindra Menjangkau Warga Semarang

Proses penyembelihan hewan kurban DPC Gerindra Kota Semarang, Kamis (28/5/2026).

SUASANA Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah terasa berbeda di berbagai sudut Kota Semarang. Sejak pagi, warga tampak berdatangan ke kantor-kantor Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra, sebagian membawa kantong plastik, sebagian lagi duduk berbincang sambil menunggu pembagian daging kurban.

Di balik ramainya aktivitas itu, ada semangat berbagi yang coba dihadirkan Partai Gerakan Indonesia Raya melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Semarang.

Tahun ini, partai besutan Prabowo Subianto tersebut menyembelih lima ekor sapi dan 234 ekor kambing kurban yang didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kota Semarang, melalui Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra.

Penyembelihan hewan kurban dipusatkan di kantor DPC Gerindra Kota Semarang dan dilakukan serentak di 16 kantor PAC Gerindra se-Kota Semarang. Dari lokasi itulah, daging kurban kemudian dibagikan ke masyarakat.

Bagi banyak warga, pembagian daging kurban bukan sekadar menerima bantuan pangan. Ada rasa diperhatikan dan kebersamaan yang hadir di tengah suasana hari raya.

Koordinator Wilayah Dapil Jawa Tengah I Partai Gerindra, Sudarsono mengatakan, jumlah hewan kurban tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus komitmen partai untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini DPC Partai Gerindra Kota Semarang mendapatkan banyak kurban, di antaranya lima ekor sapi. Seluruh ranting dan PAC di Semarang juga bisa berbagi kambing untuk masyarakat,” ujar politisi muda yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jateng tersebut, usai membuka penyembelihan hewan kurban di Kantor DPC Gerindra Kota Semarang, Kamis (28/5/2026).

Di sela proses penyembelihan, para kader tampak bahu-membahu memotong daging, menimbang, hingga membungkusnya sebelum dibagikan kepada warga. Tidak sedikit pula masyarakat yang ikut membantu proses distribusi agar pembagian berjalan lancar.

Menurut Sudarsono, semakin banyak hewan kurban yang disembelih, semakin luas pula masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.

“Mudah-mudahan daging yang diberikan untuk masyarakat semakin luas jangkauannya. Semakin banyak kita berkurban, semakin meluas pula penerima manfaatnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso menilai Iduladha bukan hanya soal ritual keagamaan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai keikhlasan dan pengorbanan dalam kehidupan sosial maupun organisasi.

“Dengan banyaknya kurban, harapannya Gerindra semakin peduli, bisa membersamai masyarakat, dan melayani dengan hikmah pengorbanan serta keikhlasan yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail,” katanya.

Menurut Joko, antusiasme kader dalam pelaksanaan kurban tahun ini meningkat sangat tajam. Bahkan, jumlah hewan kurban disebut naik hingga 400 persen dibanding tahun sebelumnya.

Namun di balik angka-angka itu, ada cerita tentang gotong royong dan kebersamaan yang terasa hangat. Dari gang-gang kecil hingga permukiman padat penduduk, pembagian daging kurban menjadi penghubung antara kader partai dan masyarakat.

Di tengah berbagai kesibukan dan dinamika politik, suasana Iduladha kali ini menghadirkan wajah lain sebuah partai politik: hadir bukan hanya saat kampanye, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan dan kepedulian.(HS)

Warga Desa Sendangdawung Kendal Gotong Royong dalam Penyembelihan Hewan Kurban