in

Bupati Rembang Minta Sarjana Baru Bantu Kemajuan Daerah

 

HALO REMBANG –  Bupati Rembang, H Abdul Hafidz meminta para wisudawan Universitas Yayasan Pengembang Potensi Insani (YPPI) Rembang, untuk bersama-sama pemerintah membangun wilayah itu.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang, H Abdul Hafidz, dalam acara wisuda perguruan tinggi itu, di Balai Kartini, Kamis (24/8/2023).

Bupati Rembang, H Abdul Hafidz juga menyampaikan selamat kepada para wisudawan Universitas YPPI Rembang (UYR), sekaligus terima kasih kepada Universitas YPPI Rembang yang sudah bersama-sama pemerintah daerah membangun Kabupaten Rembang.

“Saya berterima kasih kepada UYR yang sudah bersinergi bersama pemerintah untuk membangun Kabupaten Rembang. Ini bisa mendukung peningkatan kualitas pendidikan SDM, ” kata dia, seperti dirilis rembangkab.go.id.

Sementara itu, sebanyak 130 mahasiswa  Universitas YPPI Rembang  diwisuda di Balai Kartini, Kamis (24/8/2023).

Gelaran wisuda itu menjadi yang kedua, setelah perguruan tinggi itu berstatus universitas, pada 14 April 2022 lalu, di mana sebelumnya adalah STIE YPPI Rembang

Dari 130 wisudawan terdapat 86 mahasiswa program studi Manajemen. Sedangkan 44 wisudawan merupakan sarjana program studi akuntansi.

Wisudawan yang mendapatkan predikat dengan cumlaude ada 86 orang. Yakni 49 wisudawan dari program studi manajemen dan 37 dari program studi akuntansi.

Dua lulusan juga meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi. Mereka yakni Melina Ika Jayanti dengan IPK 3,94 dan Lu’lu’ Luthfiana dengan IPK 3,95.

Rektor Universitas YPPI Rembang, Drs H Muhammad Asrori mengatakan kelulusan tahun ini sebagian besar mahasiswa mendapatkan nilai kategori pujian atau cumlaude.

Di sisi lain Asrori mengungkapkan hal menarik, yakni ada wisudawan dari  kelas khusus  bagi perangkat desa. 10 wisudawan perangkat desa ini berasal dari  jurusan manajemen.

“Ada yang istimewa dalam wisuda kali ini, yaitu ada kelas khusus perangkat desa di lingkup Kecamatan Kragan. Dengan rata- rata kelulusan 90 persen, dengan predikat pujian (cumlaude-red), ” ungkapnya.

Asrori berharap bagi perangkat desa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi bisa meniru rekan-rekan perangkat desa yang lulus kali ini. Pihaknya sangat terbuka untuk peningkatan kualitas SDM perangkat desa. (HS-08)

Implementasi SRA di Kota Pekalongan, BNN Sebut Sekolah Ujung Tombak Pencegahan Narkoba.

17 Hektare Lahan Pertanian di Kendal Alami Fuso