in

Bupati Blora Arief Rohman Terima Gelar KRT dari KGPAA Mangkunagoro X

Bupati Blora, Arief Rohman menunjukkan piagam kekancingan nomor 2026.kanjeng.002 yang ditandatangani KGPAA Mangkunegoro X, terkait gelar kehormatan dari Keraton Solo, dalam acara Peringatan Naik Tahta ke 4 “Hajad Dalem Wilujengan Tingalan Jumenengan ingkang kaping sekawan", di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Bupati Blora, Arief Rohman menerima gelar kehormatan dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario (KGPAA) Mangkunegoro X, dalam acara Peringatan Naik Tahta ke 4 “Hajad Dalem Wilujengan Tingalan Jumenengan ingkang kaping sekawan”, di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran.

Dalam acara itu, dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah tokoh nasional, Selasa (27/1/2026).

Dalam acara sakral peringatan kenaikan tahta ini, Bupati Arief Rohman menerima gelar kehormatan

“Kajeng Raden Tumenggung”. Sehingga namanya tertulis menjadi Kanjeng Raden Tumenggung Dr H Arief Rohman SIP MSi.

Hal ini tertuang secara jelas dalam piagam kekancingan nomor 2026.kanjeng.002 yang ditandatangani langsung oleh KGPAA Mangkunegoro X.

Penyerahan penghargaan gelar ini dipimpin langsung oleh KGPAA Mangkunegoro X usai penyampaian pidato dan persembahan Tari Beksan Bedhaya Anglir Mendung yang sakral.

“Terima kasih kepada seluruh tamu yang telah hadir, terima kasih maturnuwun atas dukungannya sehingga selama 4 tahun berjalan kami dapat terus menjalankan Puro Mangkunegaran, sebagai salah satu pusat pengembangan kebudayaan. Kekancingan yang kami berikan kepada sejumlah tokoh merupakan sebuah apresiasi penghargaan atas sumbangsih beliau beliau dalam upaya upaya pelestarian budaya, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Arief Rohman, usai menerima kekancingan gelar kehormatan dari KGPAA Mangkunegoro X mengucapkan terima kasih dan siap melanjutkan pengembangan budaya sinergi dengan Mangkunegaran.

“Terima kasih kepada Gusti Bhre (KGPAA Mangkunegoro X) yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi bagian dari Mangkunegaran. Ini tentunya membanggakan, kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Blora. Karena dulunya Blora juga masuk wilayah pengaruh Mangkunegaran. Tentunya kami akan bersinergi bagaimana membangun Blora dengan Mangkunegaran lewat kesenian kebudayaan yang akan terus kita jaga dan lestarikan. Semoga bermanfaat, maturnuwun,” ucap Arief Rohman.

Dalam menerima kekancingan gelar kehormatan itu, Bupati Blora tampil gagah dengan balutan beskap berwarna hijau pastel, jarik batik sogan, memakai blangkon gaya Surakarta, dan keris di bagian belakang.

Tidak hanya Bupati Blora. Gelar kehormatan dari Mangkunegaran ini juga diberikan kepada Bupati Wonogiri, Wakil Ketua MPR RI Bambang “Pacul” Wuryanto, dan sejumlah tokoh budaya lainnya.

Selain disaksikan Wapres, sejumlah pejabat dan tokoh publik juga hadir. Seperti Sekda Jawa Tengah Sumarno, Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Paku Buwono XIV Hangabehi, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (HS-08).

 

 

Dinas ESDM Jateng Sebut Longsor di Lereng Gunung Slamet Dipicu Hujan Ekstrem, Bukan Dampak Penambangan

Kantor Kecamatan Gondang Sragen Direvitalisasi, Layanan Warga Kian Nyaman