HALO BATANG – Bupati Batang M Faiz Kurniawan menginstruksikan langkah cepat penanganan darurat longsor di sekitar Jembatan Kemligi, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, untuk mencegah kerusakan lebih parah.
Instruksi itu disampaikan Bupati Batang M Faiz Kurniawan, ketika meninjau langsung lokasi longsor tersebut, Rabu (28/1/2026).
Faiz Kurniawan mengatakan pemerintah daerah telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk segera memasang bronjong di titik longsor.
Bronjong tersebut nantinya akan diisi batu kali sebagai penahan tebing, agar tidak terus tergerus aliran air.
“PU sudah kami minta membantu pemasangan bronjong yang diisi batu kali supaya abrasi tidak semakin melebar. Ini langkah cepat agar jalan tidak sampai putus total,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Menurut dia, penanganan darurat ini penting dilakukan sembari menyiapkan rencana perbaikan permanen.
Jika dibiarkan, longsor berpotensi memperparah kerusakan badan jalan dan mengganggu akses warga.
“Kalau sampai putus total, justru penanganannya akan lebih berat dan biayanya jauh lebih besar. Jadi sekarang kita amankan dulu,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Faiz juga menyinggung kondisi Jalan Desa Sedang Kemligi yang sebelumnya ramai diperbincangkan, karena rusak parah.
Ia menegaskan, ruas tersebut berstatus sebagai jalan desa. Meski demikian, pemerintah daerah tetap memberikan dukungan anggaran, melalui skema Bantuan Keuangan Desa (Bankeudes).
“Pemda sudah membantu Rp100 juta melalui Bankeudes. Dari pemerintah provinsi juga ada bantuan Bankeudes untuk perbaikan jalan ini. Dengan adanya tambahan anggaran tersebut, setidaknya separuh dari kerusakan jalan bisa segera tertangani sehingga akses warga kembali lebih layak dilalui,” terangnya.
Faiz juga menambahkan, penanganan darurat di area jembatan dan tebing sungai juga bertujuan agar beban anggaran desa tidak semakin besar apabila kerusakan meluas.
“Kalau tanggul atau jembatan sampai jebol total, desa akan kesulitan menanggung dampaknya. Karena itu kita intervensi lebih awal,” kata dia.
Pemkab Batang memastikan pemantauan kondisi di lapangan terus dilakukan, terutama selama musim hujan, guna mengantisipasi potensi longsor susulan di wilayah perbukitan Wonotunggal. (HS-08)


