in

Libur Sekolah dan MBG Sementara Berhenti, Pengelola SPPG di Kendal Tak Terpengaruh

Ilustrasi Makanan Bergizi Gratis, (Sumber : indonesia.go.id)

HALO KENDAL – Libur sekolah, Badan Gizi Nasional (BGN) meniadakan sementara pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah, 22 Juni – 11 Juli 2026. Program aktif kembali pada saat kegiatan belajar mengajar dimulai, yaitu 13 Juli 2026

Penghentian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 tentang tentang penyesuaian operasional SPPG pada periode hari libur.

Menanggapi hal itu, Ketua Paguyuban Mitra dan Yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kendal, Sugiono mengungkapkan, selama libur seluruh mitra SPPG tidak mendapatkan insentif. Pihaknya pun menerima dengan lapang dada apa yang menjadi keputusan pemerintah.

“Kita taat aturan dari pemerintah, karena kita adalah relawan. Jadi menerima keputusan itu, dan memanfaatkannya untuk menyempurnakan sarana prasarana dalam meningkatkan pelayanan, dalam pemenuhan kebutuhan Gizi anak bangsa dengan aman,” ungkapnya, Selasa (30/6/2026).

Sugiono, yang juga mantan Sekda Kendal tersebut menjelaskan, selama libur sekolah, di semua mitra yang tetap bekerja adalah Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan dan bagian keamanan.

“Satu SPPG itu bisa mempekerjakan sampai 50 pekerja. Terdiri dari Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan, serta 47 relawan. Nah pas penghentian sementara operasional ini, yang tetap bekerja adalah Kepala SPPGz ahli gizi, akuntan dan keamanan. Sementara para relawan diliburkan,” bebernya.

Sugiono menyebut, selama ini mekanisme pembayaran untuk gaji staf dibayar langsung oleh BGN. Sedangkan honor relawan, disalurkan kepada mitra (SPPG) kemudian ditransfer ke masing-masing penerima.

“Selain untuk tenaga kerja, mekanisme yang sama juga digunakan untuk pembayaran belanja kepada para pemasok atau suplier bahan pangan,” jelasnya.

Sugiono kembali menegaskan, sejak awal dirinya sudah menyampaikan kepada semua mitra maupun yayasan SPPG di Kendal terkait menghadapi libur sekolah, untuk tetap turut dan patuh aturan pemerintah, serta terus mendukung program-programnya. (HS)

“Dari awal sudah saya sampaikan ke teman-teman mitra, bahwa kita tetap manut aturan dari pemerintah. Karena kita ini hanya membantu program-program pemerintah,” tandasnya.(HS)

Turun Langsung Sajikan PMT Ke Rumah-Rumah Balita, Inovasi Kajekzi Pemkab Kendal Raih Top IDEA Jateng

Bupati Purworejo Dorong Penguatan Pencegahan Narkotika di Lingkungan Sekolah