in

Beri Perlindungan pada Panwaslu Kecamatan, Bawaslu Batang Gandeng BPJS

Ketua Bawaslu Batang, Mahbrur. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Batang, menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan Kesehatan, untuk melindungi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwaslu Kecamatan), saat bertugas pada Pemilu 2024.

“Adanya BPJS ini membantu panwaslu kecamatan, dalam menjalankan tugasnya, agar merasa lebih aman dan nyaman,” kata Ketua Bawaslu Batang, Mahbrur di sela-sela konsolidasi Panwaslu Kecamatan, di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Kamis (15/12/2022).

Menurut dia, panwaslu kecamatan memiliki tugas cukup banyak, bersifat teknis, dan harus terjun langsung ke lapangan. Hal ini membutuhkan tenaga, pikiran, dan mobilitas tinggi.

Tugas pengawasan juga tidak mengenal waktu, karena pelanggaran dapat terjadi setiap saat, baik pagi, siang, maupun malam hari.

Masa kerja panwaslu kecamatan pun tergolong lama, yakni dua tahun sampai 2024 nanti.

Sehari-hari mereka harus memiliki mobilitas tinggi, untuk bertemu banyak orang, sehingga risiko mengalami kecelakaan juga cukup besar.

Maka dari itu dia berharap, semua petugas panwaslu kecamatan, dapat menjadi pesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, sebagai jaminan kerja.

“Tugas mereka sangat banyak dan itu cukup berat. Artinya risiko kerja di lapangan juga cukup besar, sehingga perlu adanya jaminan keselamatan dalam melaksanakan tugasnya,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia mengakui panwaslu kecamatan memang tidak wajib mengikuti BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

Tetapi dengan mengikuti program perlindungan tersebut, mereka akan merasa lebih nyaman dan aman saat bertugas.

“Sementara ini, iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan dibebankan secara mandiri. Tapi kami sudah mengusulkan kepada Bawaslu Pusat, agar dibebankan (ditanggung) saat sudah masa Pemilu tahun 2024,” kata dia. (HS-08)

Gelar Uji Publik, KPU Batang Sebut Susunan Dapil Pemilu 2024 Tak Berubah

Ganjar Buka Start Up Center Ketiga di Jateng, Anak Muda Se-Indonesia Boleh Merapat