in

Bank Jateng Raih Penghargaan Kepemimpinan Regional ASEAN di Bangkok atas Kontribusi Pengentasan Kemiskinan

Bank Jateng dianugerahi The 7th ASEAN Rural Development and Poverty Eradication Leadership Award (Penghargaan Kepemimpinan ASEAN untuk Pembangunan Pedesaan dan Pengentasan Kemiskinan) di Bangkok Thailand, Rabu, (11/12/2025)

HALO BISNIS – Bank Jateng, bank kebanggaan masyarakat Jawa Tengah, kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional, dengan meraih The 7th ASEAN Rural Development and Poverty Eradication (RDPE) Leadership Award, Rabu (11/12/2025).

Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam acara puncak yang merupakan bagian dari rangkaian The 14th ASEAN Ministers Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (AMRDPE) yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 8–12 Desember 2025.

Pencapaian ini menjadi bukti pengakuan kolektif negara-negara ASEAN atas peran vital Bank Jateng dalam memberdayakan masyarakat pedesaan.

Prestasi ini membawa kredibilitas internasional yang sangat kuat, dibuktikan dengan piala dan sertifikat yang ditandatangani langsung oleh HE Dr Kao Kim Hourn (Sekretaris Jenderal ASEAN) dan HE Anutin Charnvirakul (Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Thailand).

Menanggapi penghargaan tersebut, Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menegaskan posisi perusahaan sebagai bank milik Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang berperan sebagai pengelola keuangan daerah sekaligus motor pembangunan ekonomi regional.

Irianto secara khusus menekankan, seluruh program Bank Jateng tidak berjalan sendiri, melainkan disusun sedemikian rupa, agar sejalan dan beriringan dengan program kerja Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

“Seluruh program Bank Jateng disusun agar seiring dan sejalan dengan program Gubernur Jawa Tengah, yakni ‘Ngopeni Nglakoni Jateng’. Kami berkomitmen penuh mendukung visi besar beliau dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran kredit yang inklusif, pemberdayaan UMKM, serta pembiayaan sektor produktif,” tandas Irianto.

Lebih lanjut, Irianto menjelaskan, semangat “Ngopeni” (merawat) dan “Nglakoni” (melayani/menjalankan) diimplementasikan melalui perluasan akses layanan keuangan hingga ke daerah terpencil.

Selain itu, program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng juga difokuskan pada pilar-pilar utama program Gubernur, yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Dengan jaringan layanan yang luas, teknologi modern, dan SDM yang andal, Bank Jateng akan terus memperkokoh posisinya sebagai mitra strategis pemerintah. Kami hadir untuk memastikan program-program Bapak Gubernur tersampaikan dengan nyata hingga ke masyarakat lapis bawah, guna mewujudkan pembangunan daerah yang merata dan inklusif,” pungkasnya.

Keterlibatan Bank Jateng dalam forum tingkat menteri AMRDPE ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung visi kolektif ASEAN untuk menciptakan komunitas pedesaan yang maju dan sejahtera.

Hal itu ekaligus membuktikan, bahwa sinergi antara perbankan daerah dan kebijakan pemerintah provinsi mampu membuahkan hasil yang diakui dunia. (HS-06)

Gubernur Ahmad Luthfi Mantapkan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Laptop Chromebook Jadul yang Jadi Mimpi Buruk di Balai Kota Semarang