BUDAYA minum kopi telah menjadi trend atau gaya hidup masyarakat sejak lama. Aktivitas minum kopi, biasanya dilakukan pada pagi hari atau malam hari. Sekaligus untuk membuat tubuh istirahat sejenak atau melepas penat dari rutinitas yang padat.
Tak hanya di Indonesia, ternyata minum kopi, juga menjadi bagian budaya masyarakat yang dijunjung tinggi di Turki. Tradisi minum kopi itu mendarah daging yang telah diwariskan selama berabad-abad dari nenek moyang mereka, yaitu saat Kerajaan Ottoman berjaya di Turki sejak abad 15 masehi.
Masyarakat Turki memiliki teknik tersendiri dalam menyeduh minuman kopi dan penyajiannya sangat unik. Bahkan, teknik pembuatan kopi Turki ini sudah dimasukan dalam daftar Warisan Non Benda oleh UNESCO pada tahun 2013.
Bagi penikmat kopi, untuk bisa menikmati kopi Turki yang telah dikenal luas itu, saat ini tidak harus jauh-jauh ke negara asalnya. Sebab kini tersedia di Hotel Dafam Semarang, yakni di area Lobby Hotel dan Canting Cafe. Penempatannya membuat suasananya mendukung, lebih nyaman dan santai, sambil istirahat sejenak di sela-sela aktivitas atau kerja.
Menurut Staff F&B Hotel Dafam Semarang, Vero, bahwa untuk membuat minuman kopi Turki ini tidak direbus seperti pada umumnya. Melainkan dipanaskan di atas pasir panas yang suhunya mencapai lebih dari 100 derajat celsius.
“Pasirnya dipanggang di wajan besar dan kemudian cairan kopi di dalam wadah dipanaskan di atas pasir diselang-seling dengan dibenamkan sebagian di dalam pasir. Kira-kira hanya butuh 5-10 menit untuk memanaskan secangkir kopi,” ujarnya, Selasa (6/8/2024).
Di negara asalnya, kata Vero, minuman kopi Turki disajikan pekat dan pahit.
“Jika ingin ada tambahan rasa, biasanya diminum dengan campuran susu segar. Di Indonesia, jika ingin rasanya agak manis, diberi sedikit gula atau susu kental manis,” ungkap Vero.
“Kalau di Turki, minum kopi waktunya tertentu, biasanya sering dilakukan pada siang hari. Kalau di sini, ya bisa dinikmati kapan saja. Entah pagi, siang, sore atau malam hari, bisa sewaktu-waktu ,” katanya.
Menariknya lagi, di Hotel Dafam ini pengunjung juga bisa melihat secara langsung cara meracik minuman kopi Turki di tempat.
“Dan bagi penikmat kopi juga bisa merasakan sensasi meracik kopi Turki, didampingi trainer yang ada. Sehingga mereka tak sekedar menikmati, namun bisa punya pengalaman tersendiri, mencoba meracik sendiri kopi Turki-nya,” terang Roby, F&B Manager Hotel Dafam Semarang.
“Sedangkan untuk harga kopi Turki sendiri dibandrol Rp 35 ribu untuk single, dan double Rp 45 ribu,” pungkasnya. (HS-06)