HALO SEMARANG – Untuk memberikan kenyamanan pada para pemudik yang masuk ke wilayah Jawa Tengah, pembangunan dan pekerjaan perbaikan jalan diharapkan sudah selesai setidaknya H-10 Lebaran. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, Rabu (12/4/2023).
Menurutnya, saat ini ada beberapa proyek pekerjaan pembangunan jalan yang masih berlangsung. Seperti di Jalan Semarang-Grobogan, wilayah Pati-Rembang, dan beberapa titik lain. “Diharapkan pekerjaan pembangunan dan perbaikan jalan itu dikebut, sehingga H-10 sudah selesai dan bisa dilalui pemudik yang masuk ke Jawa Tengah. Ini penting untuk memberikan kenyamanan para pemudik, sekaligus mencegah persoalan kemacetan saat arus mudik dan balik,” kata politisi Partai Gerindra ini.
Pemprov Jateng juga diharapkan bisa memastikan, bahwa semua jalur utama di Jateng siap dilewati pemudik pada jelang Lebaran. Pekerjaan yang sifatnya darurat harus dikebut. Jika perlu ditambah tenaga kerja agar target terkejar.
“Jangan sampai nanti saat puncak arus mudik ada kemacetan yang disebabkan perbaikan jalan. Apalagi prediksinya, akan ada lonjakan arus pemudik yang masuk ke Jateng. Dan kebanyakan menggunakan jalur darat atau kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor,” tegasnya.
Heri Pudyatmoko juga meminta pemerintah daerah mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik yang masuk ke wilayah Jawa Tengah ini. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi, daerah yang menjadi tujuan pemudik terbanyak tahun 2023 adalah Jawa Tengah. Diperkirakan sebanyak 32,75 juta pemudik akan pulang ke Jateng.
“Jumlah pemudik yang tahun ini diprediksi melonjak, harus diantisipasi dengan kesiapan yang baik. Tidak hanya infrastruktur jalan, namun juga terkait keamanan dan kenyamanan pemudik ketika masuk ke wilayah Jateng. Ini penting, karena diprediksi moda transportasi paling banyak yang digunakan pemudik adalah transportasi darat,” katanya.
Dikatakan, untuk tahun 2023 ini total anggaran program perbaikan jalan mencapai Rp 437 miliar. Perbaikan jalan melalui program Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) setempat, dilakukan dengan sistem pemeliharaan, rehabilitasi, dan rekonstruksi jalan.
“Pemeliharaan jalan pada 2023 direncanakan sepanjang 2,404.741 kilometer,” katanya.
Dibully
Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan semua jalur mudik Lebaran di Jateng dalam kondisi baik. Berbagai program perbaikan jalan dan jembatan yang dilakukan di sejumlah titik dipastikan selesai H-10 Lebaran.
“Soal jalan memang kemarin menjadi konsentrasi kami. Sampai saya dibully soal ini. Sekarang saya buatkan group WA khusus yang menangani jalan, mulai pusat, provinsi, kabupaten sampai ke desa. Sekarang semua kami bereskan. Ya memang belum bisa sampai desa, tapi untuk jalur utama, H-10 sudah beres,” kata Ganjar saat ditemui usai mengikuti press release di Polres Batang, Selasa (11/4/2023).
Ganjar mencontohkan, pekerjaan jembatan Juwana yang dulu menyebabkan kemacetan arah Pati-Rembang sudah selesai dibangun. Jembatan itu saat ini sudah difungsikan per 1 April lalu.
“Termasuk pekerjaan-pekerjaan overlay jalan yang sifatnya darurat juga kami kebut. Terus kami lakukan percepatan dan sekarang teman-teman di lapangan sedang bekerja 24 jam,” terangnya.
Ganjar juga telah mengecek sejumlah rest area yang ada di Jawa Tengah dan mengajak pengelola untuk membahas persiapan mudik Lebaran.
“Pasar tumpah juga jadi perhatian kami, makanya saya minta bupati wali kota mempersiapkan itu. Termasuk jalur-jalur alternatif, baik jalur provinsi, jalur kabupaten sampai jalur-jalur di pedesaan,” ucapnya.
Sejumlah jalur alternatif lain juga disiapkan. Misalnya jalur tol yang belum selesai, juga akan dijadikan jalur fungsional.
“Seperti jalur Tol Solo-Jogja akan jadi jalur fungsional. Tapi saya minta pengamanan diperketat karena kondisinya belum selesai. Harus ada alat yang dipasang dan petugas yang melakukan patroli. Intinya semua sudah disiapkan dan mudah-mudahan lancar,” pungkasnya.(Advetorial-HS)