in

Seminar Pendidikan KNPI : Dianggarkan Rp 750 Miliar, Pemda Kendal Harus Wujudkan Inovasi Pendidikan hingga Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Bagus Bimo Alit saat menjadi narasumber dalam acara Seminar Pendidikan yang diselenggarakan Komisi Pendidikan KNPI Kendal, Senin (26/12/2022).

HALO KENDAL – Generasi muda memiliki peran vital dalam membawa bangsa Indonesia di era perkembangan peradaban teknologi dan informasi saat ini.

Karena pemuda memiliki beberapa keunggulan dari generasi lainnya berupa sifat kreativitas, cerdas, idealisme, serta melek terhadap perkembangan zaman, baik peranannya dalam bidang teknologi, ekonomi, kesehatan tak terkecuali dalam dunia pendidikan.

Hal tersebut mencuat dalam Seminar Pendidikan yang digelar Komisi Pendidikan, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kendal, di Sukorejo, Senin (26/12/2022).

Dalam rilis yang diterima halosemarang.id, Selasa (27/12/2022), Politisi muda yang juga Ketua DPD II Golkar, Bagus Bimo Alit mengatakan, peran pemuda sangat penting dalam mendukung pendidikan di daerah.

Karena menurutnya, pendidikan menempati posisi yang amat strategis dalam pembangunan peradapan bangsa, dengan demikian peran pemuda sangat ideal dalam mengawal pedidikan bangsa.

“Pemuda dituntut melakukan inovasi terhadap proses pendidikan yang bersesuaian dengan keadaan dan tantangan perkembangan zaman. Dengan demikian kemajuan peradaban bangsa indonesia akan terus-menerus terkawal sampai titik terdepan peradaban dunia lewat dunia pendidikan,” ujar Bimo.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kendal itu juga menyebut, dalam memajukan pendidikan di Kendal, pemerintah daerah telah menganggarkan untuk pendidikan di tahun 2023 sebesar Rp 750 miliar.

“Sebagai wujud komitmen kami, anggaran untuk pendidikan mencapai Rp 750 miliar dari Rp 2,3 triliun APBD Kabupaten Kendal. Anggaran tersebut sangat besar dibandingkan tahun sebelumnya. Dan tahun ini sudah kita sepakati bersama,” ujar Bimo.

Dengan anggaran yang sudah disepakati bersama tersebut, menurutnya, pemerintah daerah harus segera merealisasikan, dengan memberikan pendidikan yang lebih maju di Kendal.

“Baik dari segi sarana dan prasarana maupun inovasi pendidikan serta kesejahteraan bagi tenaga pendidiknya,” imbuh Bimo.

Sementara, Ketua Komisi Pendidikan DPD KNPI Kendal, Syaiful Hadi mengatakan, kebangkitan pendidikan butuh peran dari semua pihak untuk terwujudnya pendidikan di Kendal lebih maju.

“Seiring dengan perkembangan informasi dan teknologi saat ini, peran pemuda tentu sangat dibutuhkan untuk kemajuan dunia pendidikan,” ujarnya.

Untuk itu, Syaiful menegaskan, KNPI akan terjun langsung sesuai divisinya masing-masing, dalam membangun potensi daerah.

“Orientasi kita yakni membangun potensi daerah dan membina adik-adik menjadi entrepreneurship,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Syaiful, Kendal yang dikenal dengan Kota Santri, dengan ratusan pondok pesantren dan ribuan santrinya, tentu bisa digali potensi yang dimiliki para santri.

“Karena melalui pesantrenpreneur para santri bisa membiayai pendidikan melalui usaha sendiri bahkan hingga perguruan tinggi,” imbuhnya. (HS-06)

Sampai Hari Ke Tujuh Posko Terpadu Nataru, Tercatat Sebanyak 40 Ribu Orang Berangkat dan Datang dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang

Dishub Antisipasi Gangguan Lalu Lintas Pada Malam Pergantian Tahun Baru di Kota Semarang