in

Dishub Antisipasi Gangguan Lalu Lintas Pada Malam Pergantian Tahun Baru di Kota Semarang

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto.

HALO SEMARANG – Momen perayaan malam tahun baru 2023 yang jatuh pada Minggu (31/12/2022), disambut antusias masyarakat untuk ikut merayakannya. Baik itu di mal, taman terbuka di pusat kota, maupun di sejumlah ruas jalan protokol. Sehingga Dinas Perhubungan Kota Semarang berusaha mengantisipasi kepadatan kendaraan yang terjadi di sekitar pusat keramaian tersebut pada malam hingga dini hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto menjelaskan, untuk titik keramaian masyarakat saat perayaan pergantian tahun, selain di pusat perbelanjaan dan pusat oleh-oleh, akan ada beberapa titik yang diprediksi ramai sebagai tempat berkumpul masyarakat. Seperti kawasan Simpanglima, Taman Tabanas atau Bukit Gombel, dan Pantai Marina,.

“Serta sejumlah ruas jalan protokol yang kerap dijadikan tempat berkumpul masyarakat menyambut tahun baru,” kata Endro.

Sehingga pihaknya telah menyiapkan sekitar 340 petugas untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas, selama momen malam pergantian tahun baru. Hal ini guna memperlancar arus lalu lintas, baik yang akan masuk maupun keluar Kota Semarang.

“Nanti akan ada sekitar 340 petugas yang dikerahkan membantu kelancaran pengguna jalan atau masyarakat yang akan ikut merayakan tahun baru di Kota Semarang. Mereka secara bergantian dengan sistem shift berjaga di posko terpadu maupun portable bersama jajaran Satlantas Polrestabes Semarang saat momen malam tahun baru sampai 2 Januari 2023 mendatang,” terang Endro, Selasa (27/12/2022).

Kemudian yang menjadi perhatian Dishub dan jajaran kepolisian, juga adanya event-event menyambut tahun baru. Seperti di lapangan Garnisun, Kalisari dan di beberapa tempat lain yang berdekatan dengan ruas jalan protokol.

Dikatakan Endro, pihaknya berusaha mengantisipasi jika ada kepadatan lalu lintas di sekitar titik keramaian tersebut dengan pemantauan secara masif. Salah satunya melakukan pemantauan di Area Traffic Control System (ATCS) di posko induk atau kantor Dishub Kota Semarang.

“Jika saat malam pergantian malam tahun baru ada kepadatan kendaraan di traffic light akan diberlakukan penarikan secara penuh atau dipanjangkan, agar kendaraan tetap mengalir,” imbuhnya.

Endro juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi pawai atau konvoi kendaraan saat malam tahun baru, apalagi saat ini cuaca yang sedang tidak bersahabat. “Dan sering terjadi cuaca ekstrem yang disertai angin kencang, sehingga masyarakat harus waspada dan selalu berhati-hati serta mempertimbangkan dengan baik jika ingin ikut merayakan pergantian tahun baru di luar rumah bersama keluarga,” pungkas Endro.(HS)

Seminar Pendidikan KNPI : Dianggarkan Rp 750 Miliar, Pemda Kendal Harus Wujudkan Inovasi Pendidikan hingga Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Panser Biru Kolaborasi dengan BRI Luncurkan KTA Panser Biru Brizzi