in

Badut Dower Batang Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur

Penampilan Badut Dower di Kabupaten Batang, belum lama ini. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Beberapa perempuan bersanggul dengan riasan wajah mencolok, berkeliling di sepanjang perempatan Alun-alun Batang.

Para perempuan yang memerankan Badut Dower itu, melakukan penggalangan dana bagi korban gempa Cianjur, bersama anggota Serikat Pekerja Nasional (SPN) Batang dan komunitas pengamen jalanan.

Sekretaris SPN Batang, Gotama Bramanti, mengatakan kegiatan tersebut sudah beberapa kali dilakukan, dengan menggandeng Omah Tani dan Kampung Hijrah, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Cianjur, yang sedang tertimpa musibah.

Mereka sengaja berpenampilan unik dan melakukan aksi teaterikal, untuk menarik perhatian pengguna jalan, yang sedang berhenti di lampu lalu lintas.

“Kelima badut itu sengaja dihadirkan untuk menghibur pengemudi yang sedang berhenti sejenak di lampu lalu lintas, sekaligus mengajak untuk ikut membantu korban bencana gempa Cianjur,” kata dia, di Alun-alun Kabupaten Batang, belum lama ini.

Dana yang terkumpul dari para pengguna jalan di Alun-alun Batang saat itu, ternyata lumayan, yakni mencapai Rp 2,3 juta. Sebelumnya, SPN juga menggalang dana dari para anggotanya, hingga terkumpul Rp 4,5 juta.

“Rencananya dana tersebut akan didonasikan kepada korban gempa Cianjur melalui lembaga Lazisnu, Senin (hari ini),” kata dia.

Ia mengharapkan, kegiatan ini dapat membangun kepedulian sosial antaranak bangsa, untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan.

Salah satu pemeran Badut Dower, Sulis mengatakan dia bersama empat temannya terketuk hatinya setelah mengetahui penderitaan warga terdampak gempa di Cianjur.

Hal itulah yang mendorongnya untuk ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana, dengan berperan sebagai badut bersanggul.

“Kami merasa iba jadi ingin membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Cianjur yang tertimpa musibah,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Terkait penampilannya yang unik, wanita yang setiap harinya menjadi pedagang makanan tradisional itu, mengatakan niat terbesarnya hanya untuk menghibur.

“Walaupun pedagang kecil, tetapi kami bersemangat untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata dia.

Penampilan uniknya ini justru membuat para pengguna jalan terkesan sehingga makin banyak warga yang ikut berdonasi bahkan terkadang mengundang gelak tawa pengguna jalan, karena diiringi dengan pertunjukan tari diselingi candaan yang menggelitik.

“Semoga donasi ini bisa sedikit membantu kehidupan dan  mengentaskan kesedihan mereka,” kata dia. (HS-08)

Kembangkan Bakat Bermusik Warga Binaan, Lapas Batang Tampilkan Lapangkustik di Safari Beach Jateng

Presiden Jokowi Terima Kedatangan Putra MBZ di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo