in

Satu Lagi Perusahaan Diresmikan di Kendal, Bupati Apresiasi 80 Persen Pekerja Warga Kendal

Bupati Kendal Dico M Ganinduto.

HALO KENDAL – Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengapresiasi dukungan dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) atau yang biasa disebut KIK, dalam menyerap tenaga kerja warga Kendal.

“Ya kemarin saat saya menghadiri Ceremony expor perdana yang dilakukan PT. Borine Tecnologi Indonesia, saya mengapresiasi, lantaran dari 300 pekerja, 75 hingga 80 persennya merupakan warga Kendal, dan proyeksi di tahun 2023 ada penambahan tenaga kerja sebanyak 500,” ujarnya usai menghadiri Sosialisasi Aplikasi Kendal Karier di Aula Kecamatan Ngampel, Selasa (15/11/2022).

Dico memaparkan, porsi terbesar tenaga kerja tersebut adalah untuk memenuhi kebetuhan dari assembly workshop yang memiliki 26 line produksi.

“Ya kemarin pihak PT Borine juga menyampaikan, porsi terbesar tenaga yang dibutuhkan, yaitu enam lines produksi untuk Air Fryer, tujuh lines produksi untuk coffee maker, dan 13 lines produksi untuk Food Preparation,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Dico juga mengatakan, pergerakan ekonomi di Kendal mulai mengalami peningkatan. Hal tersebut juga berdampak nilai investasi dan ekspor mulai berkembang.

Secara umum menurutnya, Pemkab Kendal akan berupaya ikut berperan dalam melakukan pemulihan ekonomi. Yakni dengan cara mendukung adanya investasi masuk.

“Bisa dikatakan saat ini Indonesia sedang fokus dalam melakukan pemulihan ekonomi. Tentu hal itu dengan cara mendorong ekspor lebih banyak lagi dan investasi. Tentunya ini adalah hal yang sangat baik dan akan berdampak pada perekonomian,” jelas Bupati Kendal.

Dico juga mengaku, dirinya telah berpesan kepada PT Borine untuk menyampaikan apa yang menjadi kendala dan kekurangan, dengan tujuan Pemerintah Daerah ke depan dapat memberikan dukungan.

“PT Borine merupakan salah satu pelaku usaha yang menerima fasilitas insentif di KEK Kendal,” imbuh Bupati.

Sebelumnya, General Manager PT Borine Technology Indonesia, Jankey mengaku inflasi yang terjadi memberikan tekanan pada produksi dan order pelanggan berkurang.

“Sempat kami khawatir dengan ketidakpercayaan konsumen. Tetapi kami yakin dapat menciptakan produk berkualitas dan hemat biaya hingga memiliki posisi penting di pasar global,” ungkapnya, Senin (14/11/2022).

Dijelaskan, 95 persen produk PT. Borine akan diekspor, terutama untuk pasar Eropa dan Amerika yang merupakan basis terbesar customer Ningbo Borine Electric Appliances Co., LTD.

“Produksi coffee maker sampai akhir tahun 2022 mencapai 40 ribu picis, dan ini akan dilakukan ekspor perdananya, yang akan diekspor batch pertama tiga ribu picis coffee maker,” jelas Jankey. (HS-06)

Cek Bankeu, Ganjar Malah Temukan Pekerjaan Tak Sempurna

Pasca-Terbakar Dua Tahun Lalu, Pedagang Minta Pasar Weleri Segera Dibangun