HALO SEMARANG – Tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pemilihan umum (pemilu) serentak pada 2024 bakal sangat berat. Pemilu serentak 2024 juga sarat akan variasi dan dinamika yang luar biasa.
‘’Tantangan terberat kami nanti adalah menghadapi berita hoaks dan diskomunikasi,’’ tutur Ketua KPU Jateng Paulus Widiyantoro di ruang kerjanya, Rabu (19/10/2022).
Saat ini KPU diperkuat enam personel yang dipimpin Paulus dengan Rudinal sebagai sekretaris. Empat anggota yang lain adalah Henry Wahyono, Taufiqurrahman, Muslim Aisha, dan Putnawati.
Anggota KPU Jateng masih kekurangan satu personel lagi. Menurut Paulus, hoaks kini sudah menjadi bagian dari politik dan tidak bisa dipisahkan.
Kecenderungan ini bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di berbagai negara. Informasi yang sudah dikategorikan sebagai hoaks masih terus disebarluaskan dengan modifikasi tertentu.
Berita bohong, lanjut pria asal Kebumen ini, bisa merusak akal sehat calon pemilih dan mendelegitimasi proses penyelenggaraan pemilu. Lebih parahnya lagi, bisa merusak kerukunan masyarakat.
Karena itu, masyarakat harus memiliki kemampuan memilah dan memilih berita yang benar dan yang keliru. ‘’Media punya peran yang sangat penting untuk meminimalisasi berita-berita hoaks,’’ paparnya.
Paulus menambahkan, mengenai diskomunikasi, yang paling besar adalah soal penggunaan kotak suara dari bahan duplex yang diplesetkan menjadi berbahan kardus.
Padahal, duplex itu berasal dari kertas dan plastik yang sudah dirancang khusus soal keamanan dan kekuatannya.
Dia menegaskan, penggunaan kotak suara berbahan duplex yang diberi plastik transparan dan digembok adalah amanat UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
‘’Agar semua proses pemilu berjalan sebagaimana mestinya, kami harus turun ke lapangan. Bagaimanapun, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat wajib dilakukan,’’ ujar Paulus.(HS)