in

Kapolda Metro Jaya Sebut Khilafatul Muslimin Bangun Negara di Dalam Negara

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Pol Imran. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Pol Imran menyatakan ormas Khilafatul Muslimin merupakan kejahatan tersembunyi. Pergerakan ormas yang sering kali tidak terlihat (invisible crime) ini, bertentangan dengan ideologi negara dan mereka membuat negara di dalam negara.

“Perilaku ormas Khilafatul Muslimin bila ditelaah lebih dalam pada dasarnya bukan sekadar suatu pelanggaran hukum pidana konvensional, akan tetapi kejahatan ini sudah merupakan ranah offense against the state,” jelas Kapolda, seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.

Dia juga menyampaikan bahwa fenomena kejahatan hidden crime ini, bergerak di bawah bayangan sisi gelap kehidupan yang tidak terawasi. Pada praktiknya kejahatan ini juga berada di tengah-tengah masyarakat.

“Berlindung dan berbaur dalam praktik-praktik sosial, politik, ekonomi, keagamaan dan kemasyarakatan, yang dikenal sebagai hidden crime atau invisible crimes, dan tidak ada yang tahu kejahatan tersebut tengah berlangsung, bahkan korbannya sering kali tidak menyadari bahwa dirinya tengah menjadi korban,” jelas Kapolda.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Khilafatul Muslimin telah membangun pemerintahan. Ormas ini juga disinyalir sedang membangun negara dalam sebuah negara.

“Senyatanya ormas ini telah membangun struktur pemerintahan, membangun suatu sistem kewarganegaraan dan susunan kemasyarakakatan, sistem pendidikan, sistem pertukaran barang dan jasa, yang keseluruhannya mengerucut pada adanya situasi yang menunjukkan adanya negara dalam negara dan yayasan dan lembaga yang dibentuk oleh Khilafatul Muslimin ini pada dasarnya diperankan atau difungsikan sebagai shell organization,” jelas Kapolda. (HS-08)

Kakorlantas Polri Tegaskan Tak Akan Tilang Pemotor Bersandal Jepit

Kontra Radikalisasi, BNPT Bangun Kawasan Terpadu Nusantara untuk Eks Narapidana Teroris di Temanggung