HALO TEMANGGUNG – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Pemkab Temanggung, dan Perum Perhutani, bekerja sama membangun Kawasan Terpadu Nusantara (KTN), di Desa Bansari, untuk meningkatkan kesejahteraan eks narapidana teroris (Napiter) dan masyarakat sekitar.
Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI Dedi Sambowo mengatakan, pembangunan KTN di Desa Bansari, Temanggung karena wilayah ini memiliki potensi besar di bidang ekonomi dan pariwisata.
KTN nantinya akan berada di daerah seluas lebih kurang 10 hektare. Saat ini lahan di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut itu, dikelola oleh Perum Perhutani bersama dengan masyarakat sekitar.
Menurut Dedi, kemandirian ekonomi memiliki nilai strategis dalam meredam paparan radikalisme.
Sampai saat ini, masih ada beberapa dari masyarakat Indonesia yang terpapar dan siap untuk melakukan aksi teror.
“Pembangunan KTN dalam rangka melawan radikalisme ini tentunya tidak dapat dilakukan satu pihak namun perlu sinergi berbagai pihak,” kata Dedi Sambowo.
Dia berharap dengan adanya kolaborasi ini, masalah bangsa dapat ditangani secara sinergis oleh berbagai komponen bangsa yang saling mendukung dalam kegiatan pengembangan Kawasan Terpadu Nusantara
Dia juga mengatakan kesadaran setiap komponen bangsa, untuk ikut memerangi kelompok pengganggu ideologi NKRI, akan membantu BNPT, dalam mencegah intoleransi, radikalisme, dan terorisme.
“Mudah-mudahan kerja sama dengan instansi lain bisa diperkuat dengan keberadaan BNPT,” ujar Dedi.
Sementara itu, Bupati Temanggung, HM Al Khadzig, menyampaikan bahwa pendekatan lunak dengan membangun kawasan, untuk memperkuat program deradikalisasi berbasis kesejahteraan merupakan langkah yang sangat strategis.
Dia berpendapat, terorisme perlu dicegah dengan berbagai upaya, salah satunya memberikan memperhatikan kepada ekonomi masyarakat.
“Sebab membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan lebih aman, tidak bisa dilakukan dengan pendekatan hard power semata, kita perlu mencegah dan melakukan edukasi pada masyarakat dengan berbagai pendekatan untuk mencegah bahaya terorisme salah satunya dengan pendekatan kesejahteraan,” katanya.
Kepala Departemen Pengelolaan Sumber Daya Hutan Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Agus Priantono mendukung rencana pembangunan KTN.
Menurutnya, KTN merupakan bukti hadirnya pemerintah dalam mereduksi paham radikal terorisme melalui strategi wadah kolaborasi demi menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman damai.
“Tujuannya sangat mulia untuk menciptakan masyarakat yang aman dan damai sehingga kami merasa wajib mendukung hal ini,” kata Agus Priantono. (HS-08)