HALO SEMARANG – Wakil Rektor I Universitas Semarang (USM) Prof Dr Ir Budi Sri Wahjuningsih ST MP resmi melepas sebanyak 1.708 mahasiswanya yang diterjunkan ke sejumlah desa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama sebulan pada Rabu, (10/5/2022) secara online.
Dalam sambutannya Prof Budi mengajak peserta KKN Back to Village-V tetap menjaga kualitas, menjaga nama baik USM, dan mematuhi aturan Protokol Kesehatan (Prokes).
“Untuk para mahasiswa peserta KKN Back to Village-V, walaupun kegiatan ini dilaksanakan secara online namun diharapkan tidak mengurangi kualitas, dan mohon untuk benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan. Serta mampu memecahkan masalah dan memberi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar,” ucap Wakil Rektor I USM, Kamis (12/5/2022).
Tak kalah pentingnya, lanjut dia, semua mahasiswa KKN tetap menjaga nama baik USM dan menaati Prokes.
Budi juga mengimbau kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USM untuk menyiapkan rencana atau rancangan KKN secara offline untuk semester depan.
“Untuk ke depannya bisa kita diskusikan dengan pak Rektor terkait bagaimana untuk kegiatan KKN secara offline,” terangnya.
“Jika semester depan pelaksanaan KKN sudah bisa dilakukan secara offline diharapkan para mahasiswa lebih bersemangat dalam mengikuti kegiatan tersebut,” lanjutnya.
Sementara itu, dalam Laporannya, Ketua LPPM USM, Prof Dr Mudjiastuti Handajani ST MT menjelaskan rangkaian pelaksanaan kegiatan mahasiswa USM yang akan mengikuti KKN Back to Village-V Semester Genap 2021/2022 ini.
“Monev I (minggu ke 2 pelaksanaan) 11 Mei sampai dengan 9 Juni 2022, Monev II (minggu ke 3 pelaksanaan) 18 Mei 2022, Monev III (minggu ke 4 pelaksanaan) 25 Mei 2022, Penyusunan Laporan 2 Juni 2022, Yudisium dan Evaluasi 2 Juni sampai dengan 12 Juni 2022, Entry Nilai KKN (Prodi) 15 Juni 2022- 10 Juli 2022,” jelasnya. (HS-06)