in

Hadiri Sambung Rasa di Desa Jatipuro, Bupati Klaten Langsung Beli Kotak Tisu Berhias Bebek Bonggol Kayu

Kerajinan kotak tisu berhiaskan bebek bonggol kayu hasil kerajinan warga Dukuh Buluwangi, Desa Jatipuro, Klaten. (Foto : klaten.go.id)

 

 

 

HALO KLATEN – Kerajinan tangan berbentuk bebek dengan bahan dari bonggol kayu, hasil karya perajin asal Dukuh Buluwangi, Desa Jatipuro, menjadi sorotan dalam kegiatan Sambung Rasa, Rabu(07/10/2026) di Gedung Pandawa, Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo bersama Ketua TP PKK Klaten, Fahrani Hamenang turut membeli kerajinan bebek kayu dengan model kotak tisu.

“Mau beli ini kotak tisu, bentuknya lucu ada bebeknya,” jelas Fahrani saat meninjau UMKM dari Desa Buluwangi tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan kegiatan Sambung Rasa bukan hanya pulang kampung tetapi hadir dengan menghadirkan berbagai macam pelayanan, bantuan,dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Mulai dari cek kesehatan gratis tadi buka stan bisa dimanfaatkan monggo mulai dari cek tensi dan yang lain sebagainya,” kata dia, seperti dirilis klaten.go.id.

Dalam acara itu, dibuka pula stan perizinan dan stan UMKM, serta pengurusan izin UMKM.

“Yang terbaru kita juga buka stan Dinsos itu yang mau ngusulke perubahan desil-desil yang lain sebagainya. Selain itu banyak sekali stan-stan yang buka,” jelasnya.

Sambung Rasa juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk unggulan di wilayah.

Salah satunya, potensi yang dikenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Kerajinan Tangan Bebek, yang terbuat dari bonggol kayu.

Perajin Bebek Kayu, Daliyem mengaku dirinya mulai membuat kerajinan bebek kayu ini sejak lima tahun lalu.

“Ini bahannya dari bonggol bambu yang dimodifikasi. Ini prosesnya agak lama dari cari bonggol kayu, dibersihkan akarnya, lalu diamplas, kemudian membuat badannya, kaki, kepala bebek dan variasi lainnya. Sehari kurang lebih bisa memproduksi sepuluh produk,” jelasnya.

Daliyem menjelaskan harga kerajinan bebek ini bervariasi mulai Rp 60 ribu hingga Rp 250 ribu tergantung kesulitan cara pembuatannya. Adapun produk yang dibuat antara lain Bebek hias, bebek dengan variasi kotak tisu, asbak, dan lainnya.

Daliyem juga mengaku senang karena produknya turut dibeli orang nomor satu di Klaten.

“Tadi Pak Bupati sama Bu Rani beli tempat tisu yang ada hiasan bebeknya. Alhamdulillah sangat senang, mas bupati kerso mundhut bebeknya kangge ngelarisi dan support. Terima kasih Pak Bupati semoga sehat dan berkah,” katanya.

Terakhir, Mas Hamenang juga turut meresmikan gedung PKK dan Aula Desa Jatipuro ditandai dengan pemotongan pita. (HS-08)

 

 

Panen Perdana Sukses, Greenhouse Melon Giriroto Boyolali Diharapkan Jadi Percontohan

Buka Pendidikan Politik bagi Pelajar, Bupati Purworejo Tekankan Hak Berpendapat hingga Demokrasi