in

Hindarkan Siswa dari Dampak Abu Vulkanik, SMPN 6 Pesawaran Lampung Laksanakan Pembelajaran Daring

UPTD SMP Negeri 6 Pesawaran, Lampung.

HALO LAMPUNG – Sehubungan dengan meningkatnya erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi sebaran debu vulkanik, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) SMP Negeri 6 Pesawaran, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung melaksanakan pembelajaran daring/online.

Kepala SMPN 6 Pesawaran, Maulida Srimulyani, SPd MPd dalam rilisnya mengatakan, pembelajaran secara online/daring dilaksanakan pada 7-8 September 2026, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Untuk menghindarkan siswa dari dampak potensi sebaran debu vulkanik yang dapat berdampak terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan, kami memberlakukan pembelajaran secara daring atau online sambil menunggu perkembangan,” ujarnya, Minggu (6/9/2026).

Maulida menegaskan, untuk para guru dan tenaga pendidik tetap hadiri di sekolah, dan memastikan proses pembelajaran tersebut berjalan dengan baik.

Pada kesempatan itu dirinya juga menekankan kepada seluruh keluarga besar UPTD SMPN 6 Pesawaran wajib mengenakan masker, membatasi aktivitas di luar ruangan, dan tetap mengikuti arahan dan informasi resmi dari pihak berwenang.

“Kepada seluruh warga sekolah, wajib selalu menggunakan masker dalam beraktivitas, batasi berada di luar ruangan, dan ikuti arahan atau informasi resmi dari pemerintah. Tetap selalu waspada, janganlah panik, serta utamakan keselamatan dan kesehatan bersama,” tandas Maulida.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran, juga mengeluarkan imbauan dan peringatan kepada masyarakat untuk tetap waspada, tenang dan mengukuti informasi.

Selain itu diingatkan, bahwa paparan abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi pada mata dan kulit, serta mengganggu aktivitas masyarakat dan kualitas lingkungan.

Dipaparkan, untuk menghindari dampak abu vulkanik, saat beraktivitas di luar ruangan selalu menggunakan masker, juga kacamata pelindung, menutup jendela dan pintu, segera mandi dan mencuci muka setelah beraktivitas di luar, memperbanyak minum air putih, serta sebisa mungkin menghindari aktivitas di luar ruangan.

Pantau terus informasi dari instansi yang berwenang atau terkait, seperti dari BPBD, BMKG, PVMBG, dan pemerintah daerah. Jangan mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. (HS-06)

Belasan Juta Kepesertaan Penerima Bantuan Iuran BPJS Dinonaktifkan, Legislator Ini Ingatkan Fiskal Pemda Bisa Makin Tertekan

SDN Kembangarum 2 dan MI Pagersari-Patean Jadi Juara Baru pada MLSC Seri 1 Semarang