in

Angkat Tema Work-Family Conflict, Pemkab Demak Gelar Webinar Ngobras Kental

Webinar Ngobras Kental #10 bertajuk “Rumah Tangga Terjaga, Kinerja Tertata”, yang menghadirkan Psikolog Nur Chasanah sebagai narasumber, Rabu (17/06/26). (Foto : demakkab.go.id)

 

HALO DEMAK – Keseimbangan antara kehidupan keluarga dan pekerjaan, menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas dan kualitas kinerja.

Tema tersebut diangkat dalam Webinar Ngobras Kental #10 bertajuk “Rumah Tangga Terjaga, Kinerja Tertata”, yang menghadirkan Psikolog Nur Chasanah sebagai narasumber, Rabu (17/06/26).

Kegiatan tersebut ditayangkan secara daring melalui zoom meeting dan dipandu oleh Calon Asesor SDM Aparatur Ahli Pertama, Sarah Salsabila Ichwanhaq dan diikuti para ASN di lingkungan Pemkab Demak.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Chasanah menjelaskan bahwa kondisi rumah tangga yang harmonis, dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental dan performa seseorang di lingkungan kerja.

Sebaliknya, konflik yang terjadi dalam keluarga berpotensi memengaruhi fokus, semangat, hingga kemampuan seseorang dalam menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan.

Ia mengungkapkan, berbagai persoalan seperti kurangnya komunikasi, perbedaan pandangan, masalah keuangan, maupun perubahan peran dalam keluarga sering kali menjadi pemicu munculnya konflik rumah tangga.

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat menimbulkan tekanan emosional yang berdampak pada aktivitas kerja sehari-hari.

Webinar juga mengulas mengenai Work-Family Conflict (WFC), yaitu situasi ketika tuntutan pekerjaan dan kehidupan keluarga saling memengaruhi secara negatif.

Beban pekerjaan yang tinggi dapat mengurangi kualitas interaksi dalam keluarga, sementara masalah rumah tangga dapat mengganggu konsentrasi dan efektivitas kerja.

Menurut Nur Chasanah, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga memerlukan komitmen bersama.

Peran organisasi dinilai penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan pegawai, misalnya melalui kebijakan kerja yang fleksibel dan budaya kerja yang sehat.

Di sisi lain, setiap individu juga perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan pasangan, memahami prioritas dalam kehidupan, serta mengembangkan kemampuan mengelola stres dan menyelesaikan permasalahan secara konstruktif.

“Rumah tangga yang sehat akan memberikan dukungan emosional yang kuat. Ketika seseorang merasa nyaman dan tenang dalam kehidupan keluarganya, ia cenderung lebih fokus, produktif, dan mampu bekerja dengan optimal,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk melihat bahwa keberhasilan karier dan keharmonisan keluarga bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan.

Keduanya dapat berjalan beriringan dan saling menguatkan apabila dikelola dengan baik.

Dengan demikian, rumah tangga yang harmonis menjadi modal penting dalam membangun kinerja yang lebih tertata dan berkelanjutan. (HS-08)

 

 

Kabupaten Demak Siapkan Wakil ke Turnamen Mobile Legends Season 2 Kapolda Cup

Kirab Malam 1 Suro Mubeng Benteng Pemkab Batang Jadi Destinasi Wisata kembali Mengemuka