in

Turunkan Jumlah PMKS, Pemkab Batang Punya Inovasi “Perubahan Batang Sejahtera”

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (peci hitam), bersama sejumlah pejabat meluncurkan Batang Sejahtera di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, meluncurkan inovasi berupa Proyek Perubahan Batang Sejahtera, untuk menyikapi peningkatan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Dalam inovasi ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Sosial berperan untuk mendekatkan pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Batang Darsono menekankan pentingnya percepatan layanan, setelah memperhatikan terjadinya peningkatan jumlah PMKS di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Batang.

“Proper ini saya susun diilhami meningkatnya PMKS di Kabupaten Batang, akhir 2025 saja sudah berada di peringkat 23 dari 35 kabupaten/kota,” katanya, di aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (6/8/2026).

Ia menerangkan, pada pertengahan 2026 pun sudah menunjukkan terjadinya peningkatan sebesar 173 ribu PMKS dari 847.175 jumlah penduduk di Kabupaten Batang. Pihaknya berupaya agar angka ini dapat diturunkan.

“Salah satu upaya yang dioptimalkan, yakni dibentuknya UPTD agar pelayanan yang diberikan makin cepat dan dekat,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Selain itu juga memperkuat sistem yang diawali dari wilayah Batang Timur, meliputi Kecamatan Limpung, Tersono, Pecalungan, Banyuputih, Subah dan Gringsing.

“UPTD serupa juga nantinya akan dibentuk secara bertahap di wilayah Batang Selatan dan Kota,” jelasnya.

Salah satu petugas operator data Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Desa Yosorejo Gringsing, Bambang Haryanto mengaku selalu melakukan pemutakhiran data agar diketahui data terbaru dari warga setempat.

Ia pun bersyukur karena berkat ketelatenannya memperbarui data, mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Kabupaten Batang.

“Awalnya ada warga kami yang sudah dua tahun mengalami kecelakaan, hingga cacat permanen, setalah dicek dia termasuk Desil 5 ke atas yang harusnya tidak menerima bantuan. Maka kami berupaya memutakhirkan data supaya bisa memperoleh bantuan,” ungkapnya.

Hingga akhir Juni, dia telah melakukan pemutakhiran data sebanyak 300 keluarga, bekerja sama dengan aparat termasuk RT/RW setempat. Bahkan warga kami pun pro aktif mengusulkan data warganya ke balai desa.

Dukungan pun ditunjukkan oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan karena wilayah yang luas, maka perlu dilakukan pelayanan yang tersebar di beberapa titik. Hal ini menjadi terobosan yang baik, sehingga masyarakat akan semakin terlayani dengan cepat.

“Setelah layanan yang makin dekat dan cepat ini, tentu jadi upaya kita untuk menurunkan jumlah PMKS di Kabupaten Batang,” ujar dia.

Ia pun mengapresiasi kinerja para operator data Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS), salah satunya kepada mereka yang selalu memperbaharui data di wilayah tugasnya.

“Saya apresiasi karena di tengah segala keterbatasan mereka tetap bekerja keras memproses data, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, makanya saya kasih hadiah kepada yang konsisten memperbarui data,” kata dia. (HS-08)

 

 

Jamin Ketersediaan Air, Perumda Batang Imbau Warga Bikin Tandon

Perkuat Kinerja Layanan Publik, Wali Kota Pekalongan Lantik 14 Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional