HALO BANJARNEGARA – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-455, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menyiapkan hajatan istimewa bertajuk Pencatatan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Buka Puasa Dawet Ayu Peserta Terbanyak, yang akan digelar pada Kamis (26/2/2026).
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 45.500 gelas Dawet Ayu Banjarnegara akan disajikan dan dinikmati warga secara serentak. Angka ini bukan sekadar jumlah, melainkan simbol usia Banjarnegara yang telah menginjak 455 tahun—sebuah perayaan sejarah yang dikemas dengan kearifan lokal.
Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menegaskan, kegiatan ini tidak semata mengejar rekor, tetapi menjadi momentum memperkuat identitas daerah sekaligus mempromosikan potensi unggulan Banjarnegara.
“Kita melibatkan seluruh pedagang dawet yang ada di Banjarnegara. Harapannya, peringatan Hari Jadi ini juga menjadi ajang promosi potensi lokal kita, yaitu Dawet Ayu Banjarnegara,” ujar Amalia, dikutip dari banjarnegara.go.id, Selasa (17/2/2026).
Dengan jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu orang, pelaksanaan kegiatan akan dilakukan secara hybrid, mengombinasikan kehadiran langsung dan daring. Titik utama acara akan dipusatkan di Alun-Alun Banjarnegara, sementara peserta lainnya tersebar di 20 kecamatan di seluruh wilayah kabupaten.
Sesuai jadwal, kegiatan akan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga 18.30 WIB, bertepatan dengan momen menjelang berbuka puasa.
Untuk memastikan validitas pencatatan rekor, panitia akan memanfaatkan teknologi live streaming yang menghubungkan seluruh lokasi kecamatan. Tayangan tersebut akan ditampilkan secara real time melalui layar lebar di Alun-Alun Banjarnegara dan disaksikan langsung oleh tim penilai Museum Rekor Dunia Indonesia.
“Pelaksanaannya tetap berlangsung di kecamatan masing-masing, tetapi terhubung secara daring dan terpusat di Kabupaten Banjarnegara. Jadi, angka 45.500 peserta ini benar-benar hasil kolaborasi bersama,” tambah Bupati Amalia.
Rencananya, acara akan dihadiri jajaran Forkopimda, para asisten sekda, staf ahli bupati, serta tokoh masyarakat. Kegiatan ini digerakkan oleh Baperrida dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara.
Tak hanya memecahkan rekor, kegiatan buka puasa massal ini juga dirancang sebagai ruang kebersamaan warga. Sambil menanti azan Maghrib, peserta akan disuguhi hiburan, pertunjukan budaya, serta siraman rohani untuk menambah kekhidmatan suasana Ramadan dan mempererat rasa bangga sebagai warga Banjarnegara.(HS)