HALO SEMARANG – Menteri Agama Nasaruddin Umar meluncurkan Kampus Moderasi Beragama hasil integrasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado dan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado. Peluncuran berlangsung di Aula IAIN Manado, Sulawesi Utara, baru-baru ini.
Kampus Moderasi Beragama yang mengintegrasikan dua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dengan berlatar keyakinan berbeda ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Menteri Agama menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama merupakan mandat strategis pendidikan tinggi keagamaan.
PTKN, kata Menag, tidak hanya berfungsi mencetak sarjana unggul, tetapi juga menyiapkan agen-agen perekat sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Alumni PTKN harus memiliki visi yang sama. Mereka bukan hanya ahli dalam bidang keilmuan, tetapi juga harus mampu membangun kesadaran umat tentang pentingnya moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Menag, seperti dirilis kemenag.go.id.
Menag menambahkan, kolaborasi antara IAIN dan IAKN Manado ini menjadi model baru pengelolaan pendidikan tinggi keagamaan yang lebih inklusif, dialogis, dan berorientasi pada masa depan Indonesia yang rukun dan damai.
Kampus Moderasi Beragama tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 22 hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kawasan ini dirancang sebagai pusat pembelajaran, riset, dan pengembangan praktik terbaik moderasi beragama, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Ulyas Taha, menyampaikan bahwa Sulawesi Utara siap menjadi ruang praktik hidup bagi moderasi beragama.
“Kampus ini adalah simbol kolaborasi dan persatuan dalam keberagaman. Sulawesi Utara dengan karakter masyarakatnya yang majemuk dan harmonis sangat tepat menjadi rumah bagi pengembangan moderasi beragama,” katanya.
Peluncuran ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor J. Mailangkay, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsy, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, pimpinan Kanwil Kemenag Sulut, pimpinan IAIN Manado dan IAKN Manado, serta sivitas akademika kedua perguruan tinggi.
Dengan hadirnya Kampus Moderasi Beragama IAIN–IAKN Manado, Kementerian Agama menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan tinggi keagamaan sebagai garda terdepan dalam memperkuat toleransi, merawat kerukunan, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebagai catatan, menurut data dari BPS Manado pada 2020, yang dirilis manadokota.bps.go.id, mayoritas penduduk di wilayah itu memeluk agama Kristen.
Sesuai data, untuk jumlah pemeluk agama Islam tercatat 193.122 orang, 306 262 orang memeluk agama Kristen Protestan, 27188 orang memeluk agama Katolik, 805 orang Hindu, 3.287 Buddha, dan 310 Konghucu. (HS-08)