HALO KENDAL – Pendirian SMP Sains El Masruri dan MDTU NU Nurul Huda di Desa Rejosari, Kangkung, Kendal, bertujuan membentuk peserta didik yang beriman, hafidz Alquran, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, berkarakter Islami, berwawasan internasional, serta mampu berkontribusi bagi umat dan bangsa.
Hal itu disampaikan Bupeti Kendal, Dyah Kartika Permanasari beberapa waktu lalu saat menghadiri pengajian umum dalam rangka Haul ke-26 Simbah KH Masruri selaku muassis (pendiri) beserta para Masyayikh Masjid dan MDTU Nurul Huda, yang dirangkai peresmian Gedung SMP Sains El Masruri dan MDTU NU Nurul Huda, di halaman Masjid Nurul Huda, Desa Rejosari.
“Saya mengajak para kyai, ustaz, ustazah, para santri, dan seluruh masyarakat Desa Rejosari untuk terus bergandengan tangan bersama Pemerintah Kabupaten Kendal menjadikan pesantren sebagai pusat pendidikan moral, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan ukhuwah Islamiyah dan persatuan bangsa,” ujarnya.
Bupati mengungkapkan, kegiatan peringatan haul terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan dimulainya babak baru perjuangan dakwah dan pendidikan melalui peresmian Gedung SMP Sains El Masruri dan Madrasah MDTU NU Nurul Huda.
Dirinya berharap kehadiran sekolah tersebut mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki akhlak mulia dan pemahaman agama yang kuat, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan, berpikir kritis, serta siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
“Semoga SMP Sains El Masruri dan Madrasah ini membawa keberkahan serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ungkap Bupati.
Pada kesempatan itu, dirinya juga mengapresiasi digelarnya pengajian umum dalam rangka Haul ke-26 KH Masruri. Menurutnya, peringatan haul merupakan momentum untuk mengenang jasa para ulama dan tokoh agama yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan umat.
“Melalui pengajian ini kita mengenang jasa para ulama yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Mari kita senantiasa mendoakan agar seluruh amal ibadah beliau diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’ala dan segala khilafnya diampuni,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Maskur Amin, menjelaskan, SMP Sains El Masruri dan MDTU NU Nurul Huda hadir dengan fasilitas yang memadai untuk menunjang proses belajar mengajar dan kehidupan santri pondok pesantren.
Ia menyebutkan, pendirian gedung sekolah terdiri atas empat lantai yang seluruh ruangannya dilengkapi pendingin ruangan (AC).
“Selain itu, setiap santri mendapatkan satu tempat tidur, fasilitas makan tiga kali sehari, serta pendidikan yang memadukan sekolah formal dengan madrasah, program tahfiz Al-Qur’an, dan pembinaan keagamaan lainnya,” jelas Maskur.
Ia menambahkan, penerimaan peserta didik baru telah dibuka dengan jumlah awal satu rombongan belajar pada tahun ajaran perdana.
“Kami juga mengajak masyarakat di wilayah Kecamatan Kangkung dan sekitarnya untuk mendaftarkan putra-putrinya ke Pondok Pesantren Ribath El Masruri ini. Karena seluruh fasilitas pendidikan diberikan secara gratis,” ujar Maskur.
Peresmian gedung pendidikan tersebut diharapkan menjadi tonggak penguatan kualitas pendidikan berbasis pesantren di Kendal, sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter Islami, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.(HS)


