HALO KENDAL – Kesederhanaan dan membaur dengan warga kembali ditunjukkan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kendal, Munawir. Tanpa rasa gengsi dirinya jajan di pedagang yang ada di bantaran Sungai Banjir Kanal Barat Semarang, Jumat (21/11/2025).
Tindakannya sering kali dilihat sebagai cerminan sikap hidup sederhana dan merakyat, yang membuatnya lebih mudah dijangkau dan berhubungan dengan realitas kehidupan masyarakat umum.
Di sela-sela kegiatannya di Kota Semarang, Politisi PDI Perjuangan yang telah menjabat sebagai anggota dewan selama lima periode tersebut berbincang dan jajan di lapak milik Kamijah.
“Hari ini saya mencoba jajanan milik Ibu Kamijah yang telah berdagang di bantaran Sungai Banjir Kanal Semarang ini selama 35 tahun,” ujar Munawir sambil sesekali menyeruput teh hangat dari cupnya.
Menurutnya, seorang anggota dewan yang jajan di pinggir jalan pada dasarnya adalah tindakan yang biasa dan normal saja. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang memalukan, malah bisa menjadi nilai positif di mata masyarakat.
“Jangan biarkan gengsi menghalangi kebahagiaan. Karena hidup itu apa adanya, bukan ada apanya. Itu menjadi pengingat, bahwa kebahagiaan dan kepuasan hidup seringkali datang dari menerima diri sendiri dan menjalani hidup dengan apa adanya, tanpa memikirkan apa kata orang lain,” ungkap Munawir.
Selain itu, dengan jajan di pedagang kaki lima atau warung pinggir jalan, secara tidak langsung turut mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat, serta membantu meningkatkan pendapatan para pedagang tersebut.
“Ini bukan bentuk dukungan saya terhadap pedagang yang berjualan di bantaran sungai lho ya. Hanya ikut melarisi dagangan UMKM, sekaligus membantu meningkatkan pendapatan para pedagang setempat,” tandas Munawir.
Sementara Kamijah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Munawir di lapak miliknya. Meski dirinya mengaku tidak mengenal dengan sosok yang sudah jajan dan memberikan bantuan tersebut.
“Saya tidak tahu dan tidak kenal dengan beliau, tadi tiba-tiba saja datang ke lapak saya, terus njajan. Alhamdulillah, selain membeli jajan juga memberikan saya rezeki berupa uang,” tutur nenek dengan lima anak dan punya satu cicit tersebut.
Kamijah mengungkapkan, dirinya berjualan di bantaran sungai Banjir Kanal Barat mulai pagi hingga jam 12 siang. Untuk transportasi berangkat dan pulangnya, ia menyewa becak Rp 30 ribu.
“Ya saya ndak mau merepotkan anak-anak,” ungkapnya. (HS-06)