in

Buka Festival Bahasa dan Sastra Salatiga, Wakil Wali Kota Ajak Anak-AnakTolak Segala Kecurangan

Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin berfoto bersama peserta Festival Bahasa dan Sastra Kota Salatiga Tahun 2025, yang dipusatkan di SD Negeri Kutowinangun 01 Salatiga, belum lama ini. (Foto : salatiga.go.id)

 

 

HALO SALATIGA – Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, mengajak anak-anak di daerahnya untuk jujur, berani berkata benar, dan berani menolak segala bentuk kecurangan.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Festival Bahasa dan Sastra Kota Salatiga Tahun 2025, yang dipusatkan di SD Negeri Kutowinangun 01 Salatiga, belum lama ini.

“Anak-anak Salatiga harus tumbuh menjadi generasi yang jujur, berani berkata benar, dan berani menolak segala bentuk kecurangan. Nilai-nilai antikorupsi harus ditanamkan sejak dini,” kata Nina, seperti dirilis salatiga.go.id.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah pengembangan literasi dan karakter peserta didik di Kota Salatiga.

Nina menekankan bahwa bahasa dan sastra memiliki peran penting dalam membentuk jati diri bangsa.

Melalui bahasa, peserta didik belajar berpikir logis dan berkomunikasi dengan santun; sementara melalui sastra, mereka diajak memahami nilai-nilai kemanusiaan, menumbuhkan imajinasi, dan mengasah empati.

“Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya membangun generasi muda yang cerdas secara intelektual, emosional, dan moral,” tambahnya.

Mengangkat tema “Generasi Tangguh, Berbudaya, Lawan Korupsi”, Nina menilai pesan moral dalam festival ini sangat relevan dengan kondisi dan tantangan zaman saat ini.

Melalui berbagai cabang lomba literasi seperti menulis cerpen, membaca puisi, berorasi, hingga stand up comedy menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengekspresikan gagasan, keberanian, dan kepedulian sosial.

Nina berpesan agar peserta didik terus menumbuhkan semangat belajar dan berkarya.

“Jadikan literasi sebagai cahaya yang menerangi langkahmu menuju masa depan yang gemilang,” kata dia, seraya menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka.

Untuk diketahui, kegiatan festival ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Pendidikan Kota Salatiga dan Inspektorat Daerah Kota Salatiga, dalam rangka menumbuhkan semangat literasi, karakter, dan integritas peserta didik.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, perwakilan TP PKK, Perwakilan Bunda PAUD, serta kepala sekolah dan guru SD se-Kota Salatiga.

Plt Inspektur Kota Salatiga, BPH Pramusinta menjelaskan bahwa penyelenggaraan festival ini didasarkan pada Surat Edaran Wali Kota Salatiga Nomor 400.3.1/424 tanggal 4 Juni 2025 tentang Penguatan Literasi pada Satuan Pendidikan, serta merupakan bagian dari program kerja Dinas Pendidikan dan Inspektorat Daerah Tahun 2025.

Adapun tujuan kegiatan ini antara lain, membina dan mengembangkan kemampuan bahasa dan sastra di satuan pendidikan, menumbuhkan serta meningkatkan literasi peserta didik, menjadi wadah pengembangan minat dan bakat siswa, memperingati Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, dan Hari Antikorupsi Sedunia, serta membangun karakter dan meningkatkan kesadaran pelajar dalam pencegahan korupsi.

Acara pembukaan turut dimeriahkan oleh penampilan tari anak-anak TK dan pembacaan tembang macapat, yang menambah semarak suasana kegiatan tersebut. (HS-08)

 

 

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kementerian PU Mobilisasi 5.755 Alat Berat dan Ribuan Personel Siaga Bencana

Maksimalkan Pelaksanaan MBG, Pemkab Gunakan Aplikasi Kudus Sehat