in

Dewan Dukung SDM ASN Kota Semarang Ditingkatkan

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyu "Liluk" Winarto saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang, dengan tema Disiplin ASN untuk Meningkatkan Pelayanan Publik, di Hotel Fave Semarang yang disiarkan secara langsung di salah- satu stasiun televisi swasta, Rabu (2/7/2025).

HALO SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendorong peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Selain itu, dewan juga meminta Pemkot Semarang untuk memperbaiki dari segi infrastruktur dan sistem managemen serta membentuk SDM berkualitas melalui berbagai pelatihan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyu “Liluk” Winarto saat menjadi narasumber Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang, dengan tema Disiplin ASN untuk Meningkatkan Pelayanan Publik, di Hotel Fave Semarang yang disiarkan secara langsung di salah-satu stasiun televisi swasta, Rabu (2/7/2025).

Dikatakan Liluk, sapaan akrabnya, bahwa perbaikan sarana infrastuktur pendukung kinerja ASN harus mutlak diberikan, agar pelayanan publik mulai di tingkat kelurahan bisa optimal.

“Jadi SDM juga penting untuk ditempatkan ASN di kelurahan yang sesuai. Sehingga tidak ada lagi kendala keterbatasan tenaga IT maupun perangkat komputer di kelurahan. Maupun pemenuhan jaringan internet yang mumpuni misalnya juga perlu disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Memang, lanjut Liluk, belum semua ASN sudah melek digital.

“Sehingga ASN yang belum terbiasa memanfaatkan teknologi, diharapkan bisa diberikan pelatihan-pelatihan khusus agar nantinya menjadi lancar,” imbuhnya.

“Kami mendorong dari segi anggaran maupun infrastuktur guna pelayanan publik di Kota Semarang terus meningkat dari tahun ke tahun,” lanjutnya.

Dikatakan Liluk, dewan pun mensupprot agar talenta ASN bisa dikembangkan sehingga berkompeten.

“Kalau semua ASN berkualitas, tentunya pelayanan publik akan makin baik dan memudahkan masyarakat,” katanya.

Kepala Bidang Kesejahteraan dan Disiplin BKPP Kota Semarang, Machrus menjelaskan, bahwa ASN yang berkinerja baik akan diberikan reward berupa kenaikan TPP, namun jika sebaliknya atau yang terkena hukuman disipliner karena melanggar, maka dikenakan punishment.

“Untuk sanksi yang diberikan pun beragam mulai hukuman ringan hingga berat berupa pemecatan,” katanya.

Bagi ASN yang berkompeten akan mudah mendapatkan jenjang karier nantinya pada saat promosi maupun mutasi.

“Jadi di sistem managemen ASN, bisa mengumpulkan data tidak hanya untuk memberikan pengakuan kinerja pegawai saja tapi juga pengembangan karier dan kompentensi setiap ASN,” paparnya.

Motivator Sumber Daya Manusia Kota Semarang, Eko Suseno mengatakan, upaya untuk meningkatkan kualitas ASN di lingkungan Pemkot Semarang harus seimbang baik berkompeten dan punya karakter yang baik.

“Karena jangan sampai, ASN memiliki kompetensi yang bagus namun karakternya justru dinilai kurang. Sehingga, sistem yang baik penting untuk membuat kualitas ASN baik pula. Dan dengan sistem ini jadi parameter atau acuan dari kinerja ASN,” pungkasnya. (HS-06)

Rayakan HUT Bhayangkara ke-79, Menag Harap Polri Makin Bijak dan Memberi Rasa Aman

Program Relasi Kerja Tahap 2 Digelar, Upaya Pemkab Kendal Tekan Angka Pengangguraan