HALO SEMARANG – Kepolisian masih mendalami kepemilikan puluhan amunisi yang ditemukan Penyewa Kios Es Teh di wilayah Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.
Saat ini barang bukti peluru itu masih dilakukan uji forensik oleh kepolisian. Polisi juga sedang meminta keterangan terhadap dua orang saksi yang mengetahui kejadian itu.
“Kalau temuan peluru sudah koordinasi, sudah dilakukan penyidikan dan penyelidikan oleh Polrestabes Semarang. Orang-orang yang terakhir mengetahui, dan memiliki peluru tersebut akan kita minta keterangan. Sekarang sudah lebih dari dua, pelapor dan pemilik bangunan,” ujar Artanto di Mapolda Jateng, Selasa (1/7/2025).
Artanto menerangkan, barang bukti diperiksa di lab untuk mengetahui apakah amunisi itu masih aktif. Kemudian juga untuk memeriksa apakah peluru itu digunakan untuk senjata rakitan atau tidak.
“Peluru masih pemeriksaan untuk tentukan pabrikan atau rakitan, kirim ke laboratorium forensik. Untuk tentukan pidana atau bukan, lihat hasil penyelidikan atau penyidikan,” katanya.
Sementara itu, Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setyo Budi mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung. Total 39 butir amunisi yang diamankan merupakan kaliber 5,56 mm.
“Saat ini kami tengah menelusuri asal-usul kepemilikan amunisi tersebut dengan memanggil beberapa pihak terkait, termasuk pengelola tempat usaha sebelumnya,” imbuhnya. (HS-06)