in

Ketua Gerindra Kota Semarang Sayangkan Pernyataan Budi Arie soal Pemerintahan Prabowo

Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso.

HALO SEMARANG – Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, menyayangkan pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengenai kemungkinan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak bertahan hingga 2029.

Joko menilai pernyataan tersebut berpotensi memicu kegaduhan dan spekulasi politik di tengah pemerintahan yang sedang berjalan. Ia mengingatkan bahwa masa jabatan pemerintahan telah diatur secara konstitusional dengan periode lima tahun.

“Kita sangat menyayangkan statemen Budi Arie yang viral di sebelah Jokowi. Ini menimbulkan kegaduhan politik, karena secara konstitusional periode pemilu lima tahun,” ujar Joko.

Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini seharusnya lebih fokus menjalankan program dan memenuhi kebutuhan masyarakat daripada membangun narasi mengenai kontestasi politik berikutnya.

Joko menegaskan, Partai Gerindra tetap berpegang pada konstitusi dan mendukung pemerintahan Prabowo untuk menjalankan mandat hingga akhir masa jabatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Fokus pemerintahan Prabowo adalah kerja untuk masyarakat, bukan fokus pemilu. Kita patuh konstitusi,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak, terutama para tokoh politik, dapat menjaga pernyataan publik agar tidak menimbulkan keresahan maupun ketidakpastian di tengah masyarakat.

Menurut Joko, dinamika politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, spekulasi mengenai keberlangsungan pemerintahan tidak seharusnya menggeser perhatian dari agenda pembangunan dan pelayanan publik.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana pemerintah bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan sampai masyarakat justru dibuat sibuk dengan spekulasi politik,” kata Joko.

“Dari sisi organisasi, Gerindra sebagai partai pendukung pemerintah, fokus kita melayani kepentingan masyarakat. Kami tolak, kami lawan orang seperti Budi Arie yang bikin gaduh konstitusi yang mewacanakan Pemilu sebelum 2029,” tegasnya.(HS)

Kios di Pekuncen Awalnya untuk Bumdes Jadi Sekretariat KDMP, Plt Bupati Cilacap Minta Pemdes Transparan

Ancaman Kekeringan, 14 Daerah Jateng Berstatus Awas, Taj Yasin Dorong Modifikasi Cuaca