HALO KENDAL – Untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, pemerintah meluncurkan program layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling), salah satunya di Kabupaten Kendal.
Di Kendal kegiatan ini sudah dimulai sejak bulan Mei 2025 dan dilaksanakan di 18 desa dengan melibatkan enam rumah sakit swasta, satu Klinik Utama (BKIM Semarang) dan 13 Puskesmas.
Salah satu layanan kesehatan yang diprioritaskan dalam Speling adalah pemeriksaan TBC. Hal ini sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang ingin menurunkan angka penyakit TBC di Indonesia.
Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Rini Kusumasari, saat kegiatan Speling di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, menyampaikan Speling merupakan program utama dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
“Program Speling merupakan skrining kesehatan ditambah layanan dokter spesialis hingga rujukan. Sementara CKG hanya sebatas skrining, layanan ini tanpa biaya atau gratis,” ujarnya.
Rini menjelaskan, desa prioritas Speling adalah desa yang masuk kategori miskin. Menurutnya, sejauh ini, masyarakat antusias untuk memanfaatkan kehadiran dokter spesialis tersebut.
Layanan kesehatan gratis yang disediakan antara lain, Pemeriksaan oleh dokter spesialis, yaitu paru, penyakit dalam, jiwa, anak, obgyn serta spesialis lainnya.
Kemudian pemeriksaan skrening tuberkulosis (TBC), skrening kanker serviks pada wanita produktif, serta pemeriksaan USG antenatal care pada ibu hamil.
Sementara Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat monitoring kegiatan berharap, program Speling dapat terus berlanjut dan semakin menyebar ke desa-desa lainnya sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas, merata dan berkeadilan.
“Apa yang menjadi program Gubernur ini sebenarnya hampir sama dengan rencana kita yaitu rumah sakit berjalan, jadi ini menunjukkan bahwa kita ada sinergi,” ungkapnya. (HS-06)