in

PKB Kota Semarang Perkuat Konsolidasi Lewat Musancab, Kader Muda Disiapkan Hadapi Pemilu 2029

Suasana penyerahan berkas hasil Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pengurus Anank Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kota Semarang kepada pengurus DPW PKB Jawa Tengah di Hotel MG Setos Semarang, Sabtu (5/9/2026).

HALO SEMARANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang memperkuat konsolidasi dan penataan organisasi di tingkat kecamatan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kota Semarang.

Forum yang digelar di Hotel MG Setos, Sabtu (5/9/2026), tersebut diikuti para kader dan pengurus PKB dengan agenda utama pemilihan Ketua DPAC PKB di masing-masing kecamatan se-Kota Semarang.

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Semarang yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang, H. Ma’ruf, S.Pd.I, mengatakan Musancab memiliki posisi strategis bagi keberlangsungan organisasi. Selain memilih kepemimpinan di tingkat kecamatan, forum tersebut menjadi ruang untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus menata arah kerja organisasi.

“Musancab ini merupakan forum organisasi yang sangat penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, penataan organisasi, serta menetapkan kepemimpinan dan arah kerja PKB di tingkat kecamatan,” ujar Ma’ruf.

Menurutnya, melalui Musancab, kepengurusan PKB di tingkat kecamatan diharapkan semakin solid, tertata, dan memiliki program kerja yang jelas. Karena itu, seluruh proses musyawarah harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan kepentingan organisasi.

Jaga Persaudaraan dalam Musyawarah

Ma’ruf juga mengingatkan seluruh peserta Musancab agar menjaga persaudaraan selama proses persidangan. Setiap keputusan diharapkan dapat dihasilkan melalui mekanisme musyawarah serta tetap berpedoman pada AD/ART dan ketentuan organisasi PKB.

“Karena itu, kami mengajak seluruh peserta Musancab untuk mengikuti persidangan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan musyawarah, menjaga persaudaraan, serta menjunjung tinggi AD/ART dan ketentuan organisasi Partai Kebangkitan Bangsa,” katanya.

Selain menjadi forum konsolidasi, Musancab juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan PKB di tingkat kecamatan.

Menariknya, mayoritas pengurus tingkat kecamatan yang terlibat merupakan kader muda dari kalangan Generasi Z dengan usia maksimal 35 tahun.

Meski demikian, PKB tetap memberikan ruang kepada kader yang berusia lebih dari 35 tahun, khususnya mereka yang memiliki ketokohan dan dinilai mampu memberikan kontribusi bagi organisasi.

Komposisi tersebut menjadi upaya PKB Kota Semarang memadukan energi dan gagasan kader muda dengan pengalaman serta ketokohan kader senior. Dengan pola tersebut, kader muda diharapkan mendapatkan pendampingan sekaligus ruang untuk berkembang dalam menjalankan roda organisasi.

Ma’ruf berharap kepengurusan baru di tingkat kecamatan tidak berhenti pada proses pergantian atau penetapan struktur organisasi. Setelah Musancab selesai, para pengurus diharapkan segera bergerak memperkuat konsolidasi di wilayah masing-masing.

Penguatan struktur di tingkat kecamatan dinilai penting sebagai fondasi untuk menghadapi agenda politik mendatang, termasuk persiapan menuju Pemilu 2029.

Musancab tersebut turut dihadiri Sekretaris Dewan Syura DPW PKB Jawa Tengah sekaligus Mustasyar DPC PKB Kota Semarang, Muh Mahsun; Ketua Dewan Syuro PKB Kota Semarang KH Sholahuddin Sodaqoh; Sekretaris Dewan Syuro DR KH Amin Farih, M.Ag; serta anggota DPR RI dari Fraksi PKB daerah pemilihan Jawa Tengah I, H Fauqi Hapidekso.

Sejumlah kiai dan tokoh masyarakat Kota Semarang juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Usai seluruh rangkaian Musancab selesai, Ketua DPC PKB Kota Semarang Ma’ruf bersama jajaran pengurus menyerahkan berkas hasil Musancab kepada DPW PKB Jawa Tengah yang diwakili Muh Mahsun selaku Sekretaris Dewan Syura DPW PKB Jawa Tengah.

Penyerahan berkas tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut hasil Musancab sekaligus proses administrasi organisasi setelah pemilihan kepengurusan DPAC PKB di tingkat kecamatan.

Dengan selesainya Musancab, kepengurusan baru di masing-masing kecamatan diharapkan segera menjalankan tugas dan memperkuat konsolidasi PKB di wilayahnya masing-masing. Regenerasi kader muda yang dipadukan dengan pengalaman kader senior pun diharapkan menjadi kekuatan baru PKB Kota Semarang dalam menghadapi berbagai agenda politik, termasuk Pemilu 2029.(HS)

Jelang Porprov XVII/2026, Ketua ICF Kendal Dorong Pemkab Perbaiki Jalur Balap Sepeda dan Pengadaan Alat Start BMX

Porsadin ke-VIII Resmi Dibuka, Bupati Kendal: Ayo Gali Potensi dan Bakat Para Santri