HALO KENDAL – Polsek Pageruyung Polres Kendal terus meningkatkan upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan pembinaan warga.
Salah satu fokus utama adalah memberikan edukasi mengenai bahaya minuman keras (miras), seperti yang dilakukan dalam kegiatan patroli rutin di Desa Pageruyung, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal.
Patroli tersebut menyasar lokasi rawan, termasuk sebuah warung yang sering menjadi tempat berkumpulnya warga.
Dipimpin oleh Aipda Diono dan Briptu Imam Satoto, petugas melakukan pemeriksaan namun tidak menemukan indikasi adanya peredaran miras.
Meski begitu, petugas tetap memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan imbauan kepada masyarakat setempat.
“Kami menegaskan kepada warga bahwa mengonsumsi maupun memperjualbelikan miras dapat berdampak buruk, tidak hanya bagi individu tetapi juga lingkungan sekitar,” ujar Aipda Diono.
Petugas juga turut memberikan pemahaman tentang dampak negatif miras, seperti meningkatnya potensi konflik, gangguan kesehatan, hingga pelanggaran hukum.
Pesan-pesan tersebut disampaikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, supaya tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami berharap warga dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Kesadaran ini penting untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” ungkap Aipda Diono.
Kegiatan pembinaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga, Slamet merasa kehadiran polisi tidak hanya memberikan rasa aman tetapi juga membantu mereka memahami pentingnya menjauhi hal-hal yang merugikan.
“Pesan-pesan yang disampaikan oleh petugas sangat bermanfaat. Kami jadi lebih sadar untuk menjaga keamanan lingkungan dan menghindari perilaku negatif seperti mengonsumsi miras,” ungkap Slamet.
Sementara Kapolsek Pageruyung, Iptu Danang Christian menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Polsek Pageruyung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pembinaan adalah langkah preventif terbaik untuk mencegah pelanggaran hukum sekaligus memperkuat sinergi antara polisi dan masyarakat,” tandasnya.
Kapolsek berharap, dengan pendekatan persuasif melalui pembinaan, dapat menciptakan wilayah hukum yang lebih aman untuk semua lapisan masyarakat.(HS)