HALO SEMARANG – Usaha untuk menumbuhkan kepemimpinan pembelajaran di sekolah, SDN Tugurejo 02 Semarang meluncurkan aplikasi Oase dan Si Topik, Jumat (11/10). Oase merupakan aplikasi guna Optimalisasi Aset di Sekolah, sementara Si Topik merupakan akronim
dari Aplikasi Conto Apik atau dalam bahasa Indonesianya Aplikasi Contoh yang Baik.
Kepala SDN Tugurejo 02 Semarang, Nur Rakhmat mengatakan, peluncuran Oase dan Si Topik dalam upaya meningkatkan peran serta semua aset sekolah yang ada di lingkungan SDN Tugurejo 02 Semarang. Juga sebagai upaya tindakan pencegahan terhadap maraknya perundungan, bullying, gangster, klitih, dan kreak yang meresahkan masyarakat.
Dijelaskan, menu Conto Apik isinya semua kebaikan atau teladan baik dari semua unsur baik di rumah maupun di sekolah. Harapannya dengan Conto Apik dari semua pihak menjadikan murid tidak terpengaruh contoh buruk atau negatif yang ada di sekitarnya.
“Ada beberapa menu Conto Apik dalam aplikasi Si Topik di antaranya memberikan contoh yang baik dari kepala sekolah, guru, orang tua, lingkungan, dan siswa. Selain itu juga terdapat pula menu wani apik, dan menu jare mas topik,” jelas Rakhmat, Sabtu (12/10/2024).
Dirinya juga memaparkan, menu wani apik berisi nomor admin yang nantinya semua murid, guru, ortu yang hendak mengisi Si Topik mengirimkan video dan foto ke admin melalui wani apik.
“Sedangkan jare mas topik, berisi kata-kata mutiara dan motivasi harian dari SDN Tugurejo 02 Kota Semarang sebagai inpirasi dan motivasi untuk selalu berbuat dan melakukan kebaikan kapan pun dan dimanapun,” beber Rakhmat.
Dirinya juga menyebut, aplikasi Oase yang diluncurkan sebenarnya sebagai penguatan kepada lingkungan sekitar sekolah. Termasuk
sekolah dan instansi lainnya, supaya mengerti dan bisa mengambil manfaat dari Oase.
“Setelah sebelumnya pekan lalu, Jumat (4/10) Oase juga sudah dikenalkan kepada guru, orang tua, dan siswa SDN Tugurejo 02 Semarang,” imbuh Rakhmat.
Sementara Kepala SDN Tugurejo 03 Semarang, Sri Sunarsih mengungkapkan, aplikasi Si Topik untuk saat ini sangat besar manfaatnya, karena di Semarang masih marak aksi kawanan kreak dan kumpulan gangster.
“Nah, dengan adanya Si Topik, siswa jadi banyak teladan positif sehingga tidak ikut arus gangster dan kreak. Terlebih dibarengi dengan Oase, tentu teladan dan kebaikan akan semakin banyak dan siswa menjadi murid berkarakter pelajar Pancasila,” ungkapnya.
Banyak manfaat dengan kombinasi aplikasi Oase dan Si Topik yang digunakan SDN Tugurejo 02. Selain mudah digunakan aplikasi ini juga sudah didiseminasikan ke sekolah yang ada di Kecamatan Tugu dan juga beberapa sekolah di kecamatan lain.
Harapannya, dengan diluncurkannya aplikasi Oase dan Si Topik, dapat sebagai upaya bersama untuk mencegah perilaku negatif dan menumbuhkan perilaku positif, kepemimpinan pembelajaran, dan juga wellbeing sekolah terwujud. (HS-06)