HALO SRAGEN – Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sragen, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Penerapan Analisis Artificial Intelligent (AI) atau kecerdasan buatan dan Big Data dalam Penyusunan Profil Daerah dan Profil Perangkat Daerah, baru-baru ini.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gedung B Gedang Rojo Resto, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, tersebut dalam rangka penguatan data menuju Satu Data Indonesia (SDI).
Kegiatan diikuti 46 pranata komputer (Prakom) dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sragen.
Sekretaris Bapperida Sragen, Ariska Taminawati, mengatakan tujuan dari diadakannya Bimtek, adalah untuk memberikan wawasan dan ilmu kepada personel pengolah data dari tiap OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen agar dapat mengikuti perkembangan teknologi di era digitalisasi ini.
“Kami memperkenalkan platform yang saat ini sudah banyak digunakan dalam membuat desain dan mengolah publikasi. Di sini kami akan memaksimalkan fungsi dari platform ini, untuk menyusun laporan agar lebih menarik minat pembaca,” kata dia.
Ariska juga mengungkapkan optimismenya, bahwa dengan diadakannya Bimtek tersebut, akan muncul persepsi bersama dalam penyajian data, yang kemudian dapat disepakati sebagai sebuah standar.
“Harapannya SDI yang di-breakdown lagi menjadi Satu Data Desa Indonesia, akan terwujud. Dengan adanya data akurat yang sesuai dengan lapangan, maka keputusan yang diambil oleh para pembuat kebijakan dalam mewujudkan pembangunan diharapkan tepat sasaran,” sambungnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu hadirin, Zulfatmah Herawati. Menurut dia, kesan pertama dari sebuah penyajian data seperti background yang bagus dan tampilan yang unik akan membuat masyarakat memiliki keinginan untuk membaca lebih jauh isi dari informasi yang diberikan.
“Saya kira dengan adanya desain akan membantu penyampaian pesan kepada masyarakat, pengumuman yang ditulis dengan sederhana saya rasa kurang menarik minat pembaca,” tuturnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi (PI) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sragen, Yudi Tamtomo menyampaikan bahwa menyajikan data secara grafis, bukanlah hal yang sulit.
Sebuah platform yang menggunakan AI, telah menyediakan template yang beragam untuk memudahkan kita dalam mengolah data.
“Selain menjadi pelayan publik, teman-teman pengolah data juga dituntut untuk selalu mengeluarkan ide baru. Sehingga penting bagi rekan-rekan untuk menjaga mood agar inspirasi dan kreatifitas terus mengalir.” ucapnya.
Didampingi oleh staff pelaksana Bidang PI Diskominfo Sragen, Mega Kusumawati, Yudi memberikan tutorial membuat poster menggunakan platform AI.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama berlatih mengolah data tabel menjadi diagram batang.
Turut hadir Tenaga Ahli Pendamping dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bambang Suharyono, yang menyampaikan materi perihal pengolahan data dan informasi desa sesuai urusan pemerintahan.
Materi difokuskan kepada Indeks Desa Membangun (IDM) mengingat desa bukan lagi obyek pembangunan, melainkan subjek pembangunan dari tingkat paling bawah yang oleh dilaksanakan pemerintah.
SDI sendiri merupakan sebuah wadah integrasi data, di mana pengakses di tingkat kabupaten cukup membuka satu aplikasi tanpa perlu membuka website di masing-masing OPD atau kecamatan. (HS-08)