HALO SEMARANG – Polri akan mem-BKO-kan personelnya ke Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres), terkait pengawalan delegasi World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali 18-24 Mei mendatang.
Hal itu disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Aan Suhanan, setelah apel pelepasan personel Pengamanan dan Pengawalan Rute Lalu Lintas dan Parkir (Pamwalrolakir) di lapangan NTMC Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta, Kamis (9/5/2024).
Dia mengatakan Polri memang akan berbagi tugas dengan TNI, dalam mengawal delegasi WWF.
Hal ini karena pengamanan VVIP untuk Kepala Negara, atau yang mewakili ada di bawah kendali operasi TNI.
“Kita akan bergabung dengan teman-teman dari TNI, untuk pengawalan Kepala Negara, atau setingkat Kepala Negara maupun yang mewakili Kepala Negara,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Sementara itu, kata Kakorlantas, Polri akan bertanggung jawab dalam pengamanan VIP atau delegasi lain dalam side event (acara sampingan) WWF.
“Kemudian untuk pengamanan VIP atau delegasi yang lain, kegiatan side event, akan dikelola oleh Polri,” katanya.
Selain mem-BKO-kan personel, Kakorlantas juga akan mem-BKO-kan 310 kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dari ratusan kendaraan itu, sebagian merupakan kendaraan listrik untuk pengawalan Kepala Negara atau yang mewakili.
“Kita akan mem-BKO-kan 310 unit kendaraan baik kendaraan roda dua, roda empat, listrik maupun fosil,” terangnya.
“Kenapa kita juga BKO-kan kendaraan listrik, karena untuk Kepala Negara, setingkat Kepala Negara atau yang mewakili Kepala Negara untuk pengawalannya menggunakan kendaraan listrik,” tambahnya.
Saat pelaksanaan WWF nanti, Polri akan melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik. Selain itu akan ada buffer zone di lokasi parkir.
“Pada pelaksanaannya nanti Polri akan melaksanakan beberapa rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan seperti jalan yang mengarah ke GWK itu kita akan berlakukan rekayasa lalu lintas, kemudian di lokasi parkir ada buffer zone sehingga pada pelaksanaannya nanti ke tempat atau venue akan menggunakan shuttle bus,” terang Kakorlantas.
Pada WWF ke-10 ini Polri akan melaksanakan Operasi Puri Agung 2024. Korlantas ini menjadi bagian dalam Satgas Pamwalrolakir (pengamanan, pengawalan, rute dan perpakiran).
Korlantas akan mengerahkan 2.446 personel untuk mengamankan event internasional ini. 1.530 personel yang akan di BKO-kan ke Polda Bali.
Kendati WWF baru dimulai tanggal 18 Mei mendatang, personel Korlantas serentak berangkat ke Bali pada 10 Mei. (HS-08)