HALO CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama Perum Bulog Cabang Banyumas, melaksanakan Program Operasi Pasar Beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cilacap.
Program ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPK UKM) Kabupaten Cilacap, Umar Said, di Pasar Sidodadi, Cilacap, Minggu (22/10/2023).
Menurut Umar Said, program ini bertujuan untuk mengatasi dampak inflasi di Kabupaten Cilacap, terutama akibat kenaikan harga beras.
Rencananya operasi pasar ini akan berlangsung setiap hari Minggu, Senin, dan Selasa, sebanyak 22 kali, dimulai dari tanggal 22 Oktober 2023 hingga 12 Desember 2023.
Pada tahap awal, pelaksanaan Operasi Pasar ini berlokasi di Pasar Gede dan Pasar Sidodadi Cilacap.
“Beras yang disediakan untuk operasi pasar ini, adalah beras jenis premium kemasan laminasi seberat 88.310 kilogram atau setara dengan 88,31 ton. Jumlah ini setara dengan 17.662 kantong kemasan 5 kilogram,” kata Umar Said, seperti dirilis cilacapkab.go.id.
Secara umum, harga beras jenis premium ini sebesar Rp 14.200 per kilogram. Akan tetapi pada program khusus ini, menurut dia, Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 4.200 per kilogram.
Dengan demikian masyarakat bisa membeli hanya dengan harga Rp 10.000 per kilogram.
Atau setiap kantong berukuran 5 kilogram dijual dengan harga Rp 21.000 per kantong per orang.
Agar menjangkau sebanyak mungkin warga masyarakat, warga yang hendak membeli wajib mengisi daftar dan menyertakan foto kopi KTP.
“Satu orang hanya diperbolehkan membeli satu kantong beras,” tegasnya.
Di setiap lokasi, panitia menyediakan beras sebanyak 400 kantong kemasan isi 5 kilogram.
Sehingga per hari, ada 800 kantong beras premium dengan total volume 4 ton yang didistribusikan untuk masyarakat.
Program Operasi Pasar Beras ini, diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan kepada masyarakat, dengan menyediakan akses terjangkau terhadap beras berkualitas premium sebagai upaya penanganan dampak inflasi.(HS-08)