in

Akibat Menolak Dievakuasi karena Takut Motornya Hilang, 15 Pemulung Terjebak Asap Tebal Kebakaran TPA Jatibarang

Pemulung dievakuasi setelah sempat terjebak akibat dampak dari kebakaran di zona aktif Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Kota Semarang pada Jumat (6/10/2023).

HALO SEMARANG – Sejumlah pemulung menolak dievakuasi ketika terjebak asap dampak kebakaran di zona aktif Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Kota Semarang pada Jumat (6/10/2023).

Kini ada 15 orang yang masih terjebak dan belum bisa dievakuasi karena medan susah dan kondisi berbahaya untuk melakukan aksi penyelamatan. Petugas evakuator dari Dishub Kota Semarang, Beno Rianto mengatakan, petugas mengalami kendala selama proses evakuasi. Kendala yang dialami yakni beberapa pemulung enggan dievakuasi karena takut ada kendaraan motor dan mobilnya hilang saat ditinggal di sekitar TPA.

“Kita sudah imbau di titik aman. Mereka tidak mau dievakuasi karena takut motor dan mobilnya hilang,” ujarnya saat ditemui di lokasi evakuasi Kampung Joko Prono, Gunungpati.

Sedangkan beberapa warga yang berkenan dievakuasi kemudian dibawa ke rumah warga yang berada di Kampung Joko Prono RT 3 RW 6. Lalu para evakuator tidak berani untuk melakukan penyelamatan karena asap semakin menggumpal.

“Kita ndak berani, karena medan susah sama ini sudah gelap,” jelasnya.

Sementara Relawan PMI Bagas Suryo menyebut, masih ada beberapa orang yang terjebak di sekitar lokasi kebakaran. Saat ini, pihaknya masih mencari jalan terbaik untuk bisa menyelamatkan seluruhnya.

“Masih ada, tadi yang lewat 10 sampai 15 orang, tapi tidak terlihat sudah tertutup asap, dan ada satu orang yang tidak bisa berjalan. Ini lagi mencari titik untuk penyelamatan,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TPA Jatibarang Kota Semarang, Wahyu Heryawan mengatakan, sempat salah satu pegawainya tidak bisa dihubungi. Kemudian ketika bisa terhubung, pegawainya dan sejumlah orang menyelamatkan diri ke arah Selatan atau di dekat sungai.

“Ada satu sempat hilang kontak pegawai, Handphonenya ditinggal. Setelah sudah bisa dihubungi, mereka sudah menyelamatkan diri di dekat sungai,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kebakaran kembali terjadi di TPA Jatibarang. Kali ini lokasinya berada di zona aktif di zona dua dan tiga. Kebakaran terjadi sejak Jumat (6/10/2023) pukul 11.30 WIB. Hingga pukul 19.00 WIB, asap masih terlihat mengepul tinggi.(HS)

Puluhan Pemulung Dievakuasi Setelah Terjebak Asap Tebal Kebakaran TPA Jatibarang

Para Siswa MI di Kendal Antusias Naiki Kapal Perpustakaan Apung Polda Jateng