in

Para Siswa MI di Kendal Antusias Naiki Kapal Perpustakaan Apung Polda Jateng

Para siswa-siswi menikmati suasana Kapal Perpustakaan Terapung, yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Kendal, Jumat (6/10/2023). Foto Humas Polda Jateng.

HALO KENDAL – Sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat pesisir di Jawa Tengah, Ditpolairud Polda Jateng menggelar kegiatan Kapal Perpustakaan Terapung, yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Kendal, Jumat (6/10/2023).

Tak pelak, hal itu membuat 20 siswa bersama dua guru pendamping dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdatul Ulama 06 Mororejo, Kaliwungu, Kendal antusias menaiki dua Kapal Polair yang disulap menjadi perpustakaan terapung.

Para siswa tampak semangat mengikuti kegiatan yang digelar. Keceriaan terpancar dari wajah mereka saat diberi kesempatan menaiki Kapal Perpustakaan Terapung, sembari membaca berbagai judul buku yang telah dipersiapkan di dalam kabin kapal.

Dirpolair Polda Jateng, Kombes Pol Hariadi mengungkapkan, kegiatan Kapal Perpustakaan Terapung, merupakan salah satu program unggulan dari Ditpolairud Polda Jateng.

“Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari program unggulan Dir Polairud Koorpolairud Baharkam Polri, sebagai bentuk pendekatan dan upaya meningkatkan budaya gemar membaca bagi masyarakat pesisir. Semoga dengan upaya ini kita bisa membantu mencerdaskan anak-anak yang merupakan aset bangsa,” ungkapnya.

Sementara, KBO Satpolairud Polres Kendal, IPTU Sutrisno mengungkapkan, pihaknya menerjunkan dua unit kapal sebagai sarana Kapal Perpustakaan Terapung yakni Kapal Polisi IX – 1008 dan KP IX-1023.

Dijelaskan, kegiatan dilaksanakan dalam rangka untuk mengenalkan tugas pokok dan peran Polisi Perairan dan Udara (Polairud) serta mengenalkan peralatan keselamatan perairan.

“Dalam kegiatan ini, juga kita kenalkan dan jelaskan kepada anak-anak, apa itu polisi perairan, dan seperti apa tugas polisi perairan, serta kita tanamkan pentingnya menjaga keselamatan di wilayah perairan,” jelas IPTU Sutrisno.

Selain itu, para siswa MI Nahdatul Ulama 06 Mororejo Kaliwungu juga diajak untuk menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan sejumlah lagu daerah, dalam rangka mengenalkan atau menanamkan jiwa cinta tanah air dan bangsa sejak usia dini.(HS)

Akibat Menolak Dievakuasi karena Takut Motornya Hilang, 15 Pemulung Terjebak Asap Tebal Kebakaran TPA Jatibarang

17 Produk GDI 2023 Raih G-Mark, Bukti Produk Indonesia Berdaya Saing