HALO SEMARANG – Gitar milik salah satu personel Soegi Bornean yakni Aditya Ilyas rusak setelah naik pesawat Batik Air. Saat ditemui awak media di Kota Semarang, Kamis (21/9/2023), Ilyas sapaan akrabnya mengatakan jika kerusakan pada gitar andalannya itu ia ketahui saat tiba di kediamannya.
Dirinya menduga penyebab gitarnya yang rusak itu terjadi saat pemindahan bagasi. Barang-barang milik Soegi Bornean juga dirasa diperlakukan secara tidak baik sehingga sampai terjadi kerusakan.
“Dilihat dari kerusakan gitar, sepertinya kayak dibanting dengan kondisi berdiri. Melihat dari hardcasenya tidak ada yang lecet, setelah dibuka gitar pecah cukup panjang di bagian bodi bawah,” ujarnya.
Ia menjelaskan jika peristiwa ini terjadi setelah manggung dari Bengkulu beberapa waktu yang lalu. Selama perjalanan sejak dari Bengkulu maupun transit di Jakarta dia tidak sempat mengecek karena terbungkus bubble warp.
Ia menuturkan dari Bengkulu beserta kru Soegi Bornean selalu menaiki pesawat Lion Group yakni Super Air Jet dari Bengkulu dan dari Jakarta ke Semarang menaiki Batik Air.
“Sebetulnya sudah dibungkus bubble wrap dan terlindung dalam case, ditambah ada stiker bertuliskan Fragile. Tapi saat saya buka di rumah gitarnya pecah di bagian bawah body,” katanya.
Ia kecewa karena gitar bermerk Taylor 314 dengan harga Rp 34,5 juta dan asli bikinan Amerika Serikat itu sangat sulit didapatkan. Ditambah, gitar itu juga menjadi senjata andalannya ketika Soegi Bornean manggung di berbagai kota manapun.
“Gitar ini jarang di Indonesia. Beli sekarang harus inden berbulan-bulan. Kalau saya beli di orang dan masih sangat bagus. Baru ada tiga bulan saya pakai. Ya kecewa pasti, ini senjata saya kalau manggung sama Soegi Bornean,” tandasnya.
Di sisi lain, ia menambahkan tak hanya kerusakan gitar, mixer milik Soegi Bornean yang harusnya tertutup namun saat sampai di rumah sudah terbuka.
“Tapi untungnya untuk mixer masih aman dan tidak ada rusak parah,” tambahnya.
Akibat kejadian itu, Adit saat ini sudah mencoba melakukan pelaporan ke manajemen Lion Group.
Dalam pelaporan ini memang tidak berharap gitarnya kembali seperti semula, namun setidaknya ada iktikad baik.
“Saya tidak berharap gitar saya kembali seperti semula, namun setidaknya ada pembicaraan secara keluarga,” imbuhnya.
Sebelumnya, dilihat dari video yang beredar yang diunggah oleh akun twitter milik sang vokalis Fanny Soegi, terlihat sebuah gitar bermerk Taylor 314 dengan kondisi hardcase yang sudah terbuka dan pecah pada bagian body ujungnya, usai turun dari salah satu maskapai penerbangan.
Tak hanya itu, di video berikutnya Fanny Soegi juga mengupload adanya box mixer yang sudah terbuka dari hardcasenya. Padahal kedua alat itu sudah dilakukan wraping menggunakan plastik buble dan diberi stiker Fragile.
“RIP Taylor 314, mau bilang “sudah nggak heran”, tapi ya kesel juga ya @lionairgroup. Sudah diwrap & diberi sticker “fragile”, tapi sepertinya kebiasaan banting membanting dengan keras lebih menyenangkan.. Mau sampai kapan bikin ketar-ketir?,” tulis caption dari akun twitter milik @fannysoegi pada Selasa (19/9/2023), lalu. (HS-06)