HALO BLORA – Bupati Blora Arief Rohman melepas ratusan atlet Blora (tahap II), yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2023. Bupati Blora berharap di tahap II ini, atlet Blora meraih 5 besar.
Pelepasan atlet dilaksanakan di lokasi Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day), yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), bekerja sama dengan Omah Satwa Blora, di kawasan Alun-alun.
Hadir pada saat itu Sekda Blora Komang Gede Irawadi, Kepala Dinporabudpar Iwan Setiyarso dan Kabid Pemuda dan Olahraga Dinporabudpar Rustam, serta perwakilan KONI Blora.
Sebagai informasi, sesuai jadwal dan venue cabang olahraga Tahap I, tanggal 20 sampai dengan 23 Juni 2023. Ada 13 cabor yang dipertandingkan.
Sedangkan Tahap II, tanggal 25 sampai dengan 28 Juni 2023. Tahap II ini ada 12 cabor yang dipertandingkan.
Pertandingan untuk tahap I terdiri cabor anggar, atletik, bola basket, wushu, bulu tangkis, gulat, karate, panahan, pencak silat, tenis lapangan, sepak takraw, tenis meja dan sepak bola. Atlet Blora mengikuti 9 cabor dan meraih 10 besar.
Pada tahap II, cabor yang dipertandingkan angkat besi, balap sepeda, bola voli indoor, bola voli pasir, judo, kempo, pajang tebing, renang, senam, taekwondo, dayung dan tinju.
Hanya saja untuk balap sepeda, kempo dan volly indoor tidak ikut karena tidak ada atletnya.
I Love Blora
Taman kota bernama “I love Blora” yang dihiasi dengan aneka Bougenville, wahana foto dan bermain anak ini, diresmikan Bupati Blora, H Arief Rohman, Minggu (25/6/2023).
Peresmian dilaksanakan dalam rangkaian acara Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day), yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), bekerja sama dengan Omah Satwa Blora.
Ikut mendampingi peresmian taman kota Blora, istri Bupati, Ainia Shalichah dan Sekda Blora Komang Gede Irawadi, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.
Peresmian ditandai dengan membuka kain penutup, pada tulisan Taman I Love Blora dan pelepasan burung merpati.
“Alhamdulillah, setelah beberapa tahun terbengkalai, akhirnya di lokasi ini (eks Sasana Bakti) bisa dibangun taman kota yang hari ini akan diresmikan dengan nama I Love Blora,” kata Bupati Blora, dalam sambutannya, seperti dirilis blorakab.go.id.
Menurut Bupati, kawasan alun-alun tersebut adalah pusat kota yang identik dengan aktivitas tinggi dan kepadatan penduduk, sehingga lahan hijau terus berkurang.
Lahan-lahan kosong itu, kemudian beralih fungsi untuk hunian dan bangunan lainnya.
Hal itulah yang membuat keberadaan taman kota, sebagai bagian dari RTH, menjadi sangat penting bagi masyarakat yang memiliki fungsi Ekologis, Estetika, Sosial Budaya dan Fungsi Ekonomi.
“Taman ini dapat dimanfaatkan untuk berkegiatan seperti sebagai media komunikasi antar warga satu dengan lainya untuk mewujudkan ekspresi budaya lokal, dapat menjadi satu area berkumpul secara komunal yang baik,” jelasnya. (HS-08)