in

Resmikan Taman I Love Blora, Bupati : Bisa Jadi Area Berkumpul

Bupati Blora Arief Rohman bersama sejumlah pejabat dan masyarakat, melepas merpati, dalam acara peresmian Taman kota bernama “I love Blora” di kawasan Alun-alun Blora. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Lokasi eks bangunan gedung Sasana Bakti di utara Alun-alun Blora yang pernah terbengkalai selama beberapa tahun, kini menjadi taman kota dan ruang terbuka bagi masyarakat.

Taman kota bernama “I love Blora” yang dihiasi dengan aneka bougenville, wahana foto dan bermain anak ini, diresmikan Bupati Blora, H Arief Rohman, Minggu (25/6/2023).

Peresmian dilaksanakan dalam rangkaian acara Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day), yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), bekerja sama dengan Omah Satwa Blora.

Ikut mendampingi peresmian taman kota Blora, istri Bupati,  Ainia Shalichah  dan Sekda Blora Komang Gede Irawadi, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.

Peresmian ditandai dengan membuka kain penutup, pada tulisan Taman I Love Blora dan pelepasan burung merpati.

“Alhamdulillah, setelah beberapa tahun terbengkalai, akhirnya di lokasi ini (eks Sasana Bakti) bisa dibangun taman kota yang diresmikan dengan nama I Love Blora,” kata Bupati Blora, dalam sambutannya, seperti dirilis blorakab.go.id.

Menurut Bupati, kawasan alun-alun tersebut adalah pusat kota yang identik dengan aktivitas tinggi dan kepadatan penduduk, sehingga lahan hijau terus berkurang.

Lahan-lahan kosong itu, kemudian beralih fungsi untuk hunian dan bangunan lainnya.

Hal itulah yang membuat keberadaan taman kota, sebagai bagian dari RTH, menjadi sangat penting bagi masyarakat yang memiliki fungsi ekologis, estetika, sosial budaya dan fungsi ekonomi.

“Taman ini dapat dimanfaatkan untuk berkegiatan seperti sebagai media komunikasi antarwarga satu dengan lainya untuk mewujudkan ekspresi budaya lokal, dapat menjadi satu area berkumpul secara komunal yang baik,” jelasnya.

Dari sisi fungsi ekonomi, di sekitar sini warga juga dapat berjualan makanan produk warga yang dikemas untuk melayani masyarakat yang berkunjung.

“Saya juga sangat berharap, taman ini juga bisa menjadi Taman Bermain Ramah Anak sehingga anak-anak tidak lagi bermain di jalanan dan mengenalkan kepada meraka untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri, sekaligus belajar aneka ekosistem yang hidup di sini, misalnya bougenville, yang mempunyai ciri khas mandiri dan fleksibel,” tambahnya.

Dikatakannya, taman kota ini memiliki manfaat yang langsung terasa (tangible) maupun manfaat tidak langsung (intangible) atau berjangka panjang, sejalan dengan isu isu ekologi dan lingkungan.

Keberadaan taman kota dapat menjadi solusi untuk memperbaiki struktur kota dan lingkungan baik secara spasial maupun visual.

Mengingat hal tersebut, kata Bupati Blora, maka dibutuhkan komitmen seluruh stakeholder dan masyarakat guna mewujudkan taman kota yang baik dan berkelanjutan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Bismillahirahmanirrahim, Taman Kota I Love Blora saya resmikan, Semoga taman kota ini memberikan manfaat serta barokah untuk kita hingga anak cucu nanti. Terima kasih,” kata Bupati Blora.

Setelah peresmian taman kota, Bupati meninjau dan menyapa anak-anak yang sejak pagi sudah bermain bersama Omah Satwa Blora.

Bahkan Bupati Blora bersama istri sempat swafoto sambil memegang iguana biru dan ular piton kuning.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Blora Bondan Arsiyanti dalam sambutannya mengatakan acara CFD dilaksanakan secara bergiliran dari masing-masing OPD, sedangkan untuk DPMPTSP Blora kerja bareng dengan Omah Satwa Blora mengadakan senam bersama dan edukasi satwa eksotis kepada anak dan orang dewasa. Acara dimeriahkan musik, Blora Art dan Accoustic Club (BAAC).

Pada acara itu juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blora berkaitan dengan perawatan aneka tanaman di taman kota Blora. (HS-08)

Bupati Blora Lepas Ratusan Atlet ke Popda Jateng

Survei BPS tentang KIE, 91 Persen Responden Puas, Minta Diadakan Tiap Tahun