HALO SEMARANG – Komunitas Gambang Semarang Art Company (GSAC) mulai menyiapkan talent baru untuk pentas yang digelar di PRPP Semarang pada 9 Juli 2023 nanti. Direktur GSAC, Tri Subekso mengatakan, adanya pemain baru yang masuk adalah bagian dalam proses regenerasi. Tujuannya akan meneruskan dan melestarikan kesenian Gambang Semarang yang ada di Ibu Kota Jawa Tengah.
“Ini bagian dari proses regenerasi GSAC, supaya lebih banyak cadangan pemain, dan kemudian untuk proses keberlanjutan dan pelestarian Gambang Semarang agar terus berjalan dan tidak pernah putus, juga tidak berhenti regenerasinya,” terangnya usai latihan perdana di Ndalem Soengkono, Kota Semarang, Jumat (17/6/2023).
Dirinya menyampaikan, ada tujuh pemain tambahan untuk mengisi masing-masing divisi, dari penari, musik, dan yang lainnya.
“Pemain baru ini ada tujuh talent dari berbagai divisi, untuk pemilihan pemain, diberikan kebebasan sesuai dengan divisi masing-masing. Kami serahkan ke koordinatornya untuk mencari pemain baru yang bergabung dan diajarkan di sini,” ujarnya.
Dikatakan Tri, dalam latihan perdana ini, adalah penyampaian materi seperti yang diberikan di tempat latihan yang sebelumnya berada di PKM Joglo Undip Peleburan, Kota Semarang. Saat ini tempat latihan berpindah ke Ndalem Soengkono.
“Sebelumnya tempat latihan kita berada di PKM Joglo Undip, tetapi tempat tersebut harus dikosongkan dan teman-teman dari UKM KJ pindah ke atas (Pleburan), jadi kami harus mencari tempat latihan baru. Yakni untuk tempat latihan dan sekaligus sebagai sekretariat GSAC, sekarang pindah di Jalan Subali Raya no 334 Kelurahan Krapyak, Kota Semarang, lebih dikenal dengan Ndalem Soengkono,” jelasnya.
Dengan adanya talent baru dan tempat latihan baru, dirinya berharap, para pemain ini nantinya bisa menyesuaikan dalam menyerap materi lebih cepat dan siap perform untuk event dalam waktu terdekat ini.
“Pemilihan ini tidak hanya yang profesional, tetapi yang mau belajar dan berproses bersama kami, terutama jam latihan yang tidak menentu. Harapannya dengan adanya pemain baru dapat cepat menyerap materi yang diberikan dan kemudian memiliki mental untuk nanti siap perform,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Divisi Penari, Margaretha Diajeng Putri Rosari menyampaikan, dengan tempat latihan baru ini menjadi nilai tambah bagi pemain dengan suasana barunya.
“Dengan pindah tempat ini sebenarnya bagus, karena kita dapat suasana baru,” paparnya.
Selain itu, menurutnya dengan adanya pemain baru, bisa memberikan kesempatan kepada orang lain, tetapi dengan konskuensi semuanya belajar dari awal untuk penyesuaikan kembali.
Salah satu vokalis baru, Jessica Crisylla mengaku, dirinya memiliki ketertarikan untuk bergabung ke komunitas GSAC. Karena dirinya ingin mengembangkan kemampuan bakatnya dalam olah vokal.
“Berawal dari ajakan teman untuk masuk ke GSAC dan juga beberapa kali mengikuti pentas, sehingga saya tertarik. Menurutnya GSAC itu keren, di Semarang ternyata ada komunitas yang tetap nguri-uri seni kerakyatan Semarang, orang jarang tahu terutama di kalangan anak muda. Tahunya kebanyakan hanya sejarah bangunan bangunan saja, tapi seninya kurang diangkat,” katanya.(HS)