in

66 Pelajar SMA dan MA di Kota Pekalongan Ikuti LCC Wawasan Kebangsaan

Pembukaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Wawasan Kebangsaan (Wasbang), yang diadakan Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbangpol) Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pekalongan, Rabu (20/11/2024). (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Sebanyak 66 siswa dari 22 SMA sederajat di Kota Pekalongan, antusias mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Wawasan Kebangsaan (Wasbang), yang diadakan Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbangpol) Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pekalongan, Rabu (20/11/2024).

Plt Wali Kota Pekalongan, H  Salahudin mengungkapkan, wawasan kebangsaan dan nasionalisme, dibangun dari karakter sebuah bangsa.

Menurutnya, LCC ini menjadi salah satu sarana untuk pelajar, agar lebih bersemangat dalam belajar, termasuk belajar memperbaiki karakter mereka, agar senantiasa melakukan hal-hal baik.

Mereka diharapkan selalu menghormati orang tua, guru, menjalankan perintah dan menjauhi larangan dari agama yang dianutnya.

Juga mengontrol asupan makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi. Sebab, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kesehatan jasmani dan rohani.

“Dengan karakter baik, Insya Allah ke depan bisa mewujudkan kualitas generasi muda yang baik pula dan Kota Pekalongan bisa menjadi daerah yang Baldatun toyyibatun warobbun ghofur atau sebuah negeri yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya,” kata dia, seperti dirilis pekalongankota.go.id.

Salahudin menegaskan, di tengah gempuran perkembangan teknologi yang semakin pesat, generasi muda harus berhati-hati memilih media yang mereka akan baca, cek terlebih dahulu dari sumber yang terpercaya, agar menghindari informasi yang menyesatkan (hoaks) yang berpotensi menimbulkan perpecahan kerukunan bangsa.

“Selain itu, mereka kami minta untuk berhati-hati memposting di akun media sosialnya. Sebab, apapun yang mereka posting terutama hal keburukan akan menjadi jejak digital yang sulit terhapuskan dan berpengaruh terhadap kehidupan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Bakesbangpol Kota Pekalongan, Mahbub Syauqi menjelaskan, tingkat kesulitan soal LCC wasbang ini, berasal dari pengembangan mata pelajaran (mapel) Pendidikan Moral Pancasila (PMP).

Sehingga, anak-anak sekarang memahami dan mengetahui betul nilai-nilai wawasan kebangsaan dan nasionalisme dan harapannya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Materi yang diujikan meliputi konsensus dasar pendidikan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika,” ucapnya.

Disampaikan Mahbub, dalam lomba ini dilakukan dengan sistem penyisihan 5 besar kelompok sekolah mana yang nilainya tertinggi untuk kemudian diadu kembali memperebutkan juara I, hingga Harapan II.

“Pengumumannya langsung nanti siang hari ini, diambil 5 pemenang terbaik untuk juara I hingga Harapan 2 dan kami juga memberikan 1 juara untuk yel-yel sekolah terbaik,” tandasnya. (HS-08)

Ketua Gerakan Pemuda Nahdliyin Kota Semarang, Pilih Yoyok-Joss Adalah Amanah Ulama

Gelar Job Fair, SMK Dr Soetomo Cilacap Gandeng 15 Perusahaan