
HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi rela untuk turun langsung ke kampung-kampung dan tempat keramaian guna mengingatkan dan membubarkan kerumunan warga guna mencegah penularan virus corona.
Secara rutin, dirinya beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang berkeliling menyisir sejumlah daerah pada tengah malam. Bukan tanpa maksud, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut ingin memastikan masyarakatnya tertib dalam mengikuti anjuran pemerintah, untuk membatasi diri beraktifitas di luar tempat tinggal.
Dirinya langsung meminta kepada masyarakat untuk pulang saat menemukan ada yang masih berkerumun di luar pada beberapa tempat.
Hendi mengungkapkan, apa yang dilakukannya adalah demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota yang dipimpinnya tersebut.
“Saya ingin memastikan teman-teman di satuan tugas camat, lurah, kapolsek dan danramil terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas di luar rumah yang tidak mendesak,” tegasnya.
“Saya juga ikut langsung mengingatkan masyarakat yang bertemu dengan saya, untuk menyadari bahwa cara untuk memutus mata rantai Covid-19 adalah dengan Stay At Home,” tekan Hendi.
Dirinya pun merasa prihatin karena masih menjumpai masyarakat berkumpul pada malam hari di berbagai tempat, seperti tempat hiburan, tempat permainan, serta warung makan. Hendi sangat berharap masyarakat bisa lebih sadar untuk tidak melakukan aktifitas yang tidak perlu. Sedangkan bagi pemilik usaha seperti warung makan, dia mengimbau agar bisa menerima pesanan hanya untuk yang dibungkus, atau tidak makan di tempat.
“Kami lihat dari hari ke hari trennya sudah menurun, tapi masih ada juga yang beredar di luar rumah. Maka terus kami sampaikan kepada Tim Satuan Tugas supaya jangan pernah lelah mengingatkan masyarakat. Karena tugas kita ini masih sangat panjang,” ujar Hendi.
“Kalau masyarakat bisa disipilin, menjadi lebih besar harapan kasus kejadian Covid-19 ini bisa terus turun di Indonesia, khususnya di Kota Semarang,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Auliansyah Lubis optimistis jika warga Kota Semarang dapat tertib mengikuti imbauan pemerintah.
“Kini sudah berkurang kegiatan masyarakat yang berkerumun di luar rumah. Meski masih ada beberapa tempat, ada warga yang masih melakukan kegiatan. Kami terus lakukan imbauan di lapangan secara langsung, juga menggandeng sejumlah pihak untuk ikut melakukan imbauan di media sosial,” tandas Kapolrestabes Semarang itu.(HS)