in

Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

Rektor IPDN Prof Dr Hadi Prabowo mendapat ucapan selamat dari Sekjen Kemendagri Dr Suhajar Diantoro setelah dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pemerintahan/dok

HALO SEMARANG –Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negerri (IPDN) Prof Dr Hadi Prabowo menuturkan transformasi digital merupakan tuntutan perkembangan global yang menuntut seluruh pemerintahan negara di dunia untuk menyesuaikan diri dan mengadopsi sistem kerja baru.

Transformasi pemerintahan digital di Indonesia harus dilakukan secara terarah dan sistematis melalui serangkaian strategi yang tepat untuk memastikan Indonesia mampu mencapai visi Indonesia Emas 2045.

HP, sapaan akrab Hadi Prabowo, mengemukakan hal itu dalam orasi ilmiah yang disampaikannya pada pengukuhan Guru Besar Bidang Ilmu Pemerintahan di Kampus Pascasarjana IPDN, Jalan Ampera Raya No 1, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2023).

Pengukuhan dilakukan oleh Senat Guru Besar IPDN, dan di hadiri sejumlah pejabat dari sejumlah instansi pemerintahan dan legislatif.

Di antaranya Ketua Komisi III DPR RI Bambang ’’Pacul’’ Wuryanto, sejumlah kepala daerah, pimpinan  instansi TNI/Polri, dan pimpinan perguruan tinggi. Hadir pula sejumlah pejabat dan mantan pejabat dari Pemprov Jateng.

HP menegaskan transformasi pemerintahan digital muncul sebagai respons pemerintah untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk perbaikan pelayanan publik dan meningkatkan partisipasi, serta kolaborasi dalam tata kelola pemerintahan yang baik.

’’Sebagai pengembangan dari e-government, pemerintahan digital tidak sekadar memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi dalam memberikan layanan. Namun, lebih dari itu, pemerintahan digital memungkinkan keikutsertaan dan kolaborasi multistakeholder dalam penyelenggaraan kebijakan publik secara luas,’’ papar HP.

Gelar Guru Besar/Profesor untuk HP tertuang dalam Surat Keputusan Kemendikbud Ristek yang berlaku mulai 1 Agustus 2023. Pencapaian sebagai guru besar IPDN, menjadi salah satu bukti bahwa HP merupakan sosok panutan yang dihormati di Indonesia.

Dia bukan hanya memiliki kompetensi dan kredibilitas tinggi, melainkan juga kualifikasi akademik dan pengalaman yang luas dalam dunia pemerintahan. Pria kelahiran Klaten, 3 April 1960 ini punya kualifikasi akademik yang sangat tinggi dan pengalaman yang luas di bidang pemerintahan.

Sebelum menjabat Rektor IPDN, HP dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Lulusan Ilmu Pemerintahan FISIP Undip ini juga pernah menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng.

Pria berkumis tebal itu memiliki pengalaman pula menjadi Pj Gubernur Kalteng dan Sumsel. Dia menjadi Rektor IPDN sejak 23 Maret 2020 hingga sekarang.(HS)

Kecelakaan Karambol di Tol Solo-Semarang, Polisi: Bus Nabrak Dari Belakang

Lakukan Fraud Control Plan. Itjen Kemenag Terjunkan Tim Sosialisasi