in

Transaksi Unik di Pasar Sentiling Semarang

Suasana pengunjung pasar Sentiling Festival Kota Lama Semarang, Sabtu (9/9/2023).

SEJAK dibuka pada 7 September 2023 hingga 17 September 2023, Event Festival Kota Lama Semarang menghadirkan berbagai acara, seperti Jelajah Kota Lama, Iive music dan acara lainnya. Namun, dari sejumlah rangkaian acara itu, stand kuliner atau pasar Sentiling yang berada di Metro Poin, salah satu lahan parkir di Kawasan Kota Lama menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung.

Seperti pada Sabtu (9/9/2023), menjelang sore hari pengunjung yang datang ke lokasi untuk mencari berbagai jajanan asli legendaris Semarang sampai kuliner kekinian tambah ramai.

Beberapa aneka kuliner pun tersedia, seperti leker, kue putu, lumpia, bakmie goreng/kuah Semarang, sea food, sate, gorengan, nasi goreng dan aneka minuman.

Sedikitnya puluhan UMKM makanan ikut meramaikan di acara yang dulunya dikenal masyarakat dengan sebutan Pasar Malam Sentiling Kota lama.

Tempat duduk yang disediakan pun terlihat sudah terisi penuh oleh pengunjung yang menikmati kuliner yang dibeli.

Namun, dalam event yang digelar rutin tahunan kali ini sedikit berbeda, biasanya di warung sekitar Kawasan Kota Lama bisa dibeli dengan uang cesh. Namun kini khusus di lokasi jajanan itu tidak menerima uang tunai atau cesh.

Sehingga sempat membuat pengunjung kaget yang ingin membeli jajanan makanan atau minuman harus ceshless dengan menggunakan pembayaran digital atau Qris.

Atau kalau tidak punya keduanya, pengunjung kemudian diarahkan untuk mendapatkan kartu yang bisa di top up, baru membeli makanan di sana.

“Maaf Bu, tidak bisa pakai uang cesh disini, harus pakai Qris. Kalau gak ada, bisa top up ke stand panitia dulu, baru bisa bayar,” kata Dodi, salah satu penjual makanan di sana.

Sedikitnya ada dua stand di area tersebut yang melayani pengunjung untuk top up ke kartu agar bisa melakukan transaksi.

“Agak repot kalau harus top up dulu, padahal sudah jalan lumayan jauh ke stand untuk pilih makanan dan pesen, tapi pas giliran mau bayar ternyata saldo di kartunya kurang. Jadinya kan bolak-balik lagi untuk top up ulang,” ujar Siti, salah satu pengunjung.

Siti berharap, agar panitia bisa memberikan informasi terlebih dulu di depan pintu masuk kepada pengunjung  terkait dengan metode pembayaran di stand kuliner.

Jadi nantinya pengunjung yang masuk tidak kecele atau sudah ada persiapan sebelum akan transaksi di sana.

“Supaya pengunjung bisa persiapan dulu, biasanya kan cuma bawa uang cesh ingin beli apa tapi ditolak gak bisa bayar uang tunai,” imbuhnya.

Selain pasar Sentiling Festival Kota Lama Semarang, pengunjung bisa mengabadikan moment dengan berfoto ria di spot unggulan yaitu taman Srigunting, maupun sekitar Gereja Blenduk dengan duduk di sepeda onthel, vespa klasik, dan kereta kencana.

Di dekat spot foto biasanya diletakkan kotak untuk diisi pengunjung yang sudah berfoto secara sukarela. Pengunjung juga bisa berwisata mengenai sejarah berbagai gedung kuno warisan masa Kolonial Hindia Belanda dan juga menjajal nongkrong di cafe dan resto di kawasan yang terkenal dengan sebutan “Little Netherland” ini.(HS)

Pangkalan Truk di Yos Sudarso Semarang Terbakar Akibat Ilalang, Delapan Armada Hangus

Gelar Pemilihan Ketua Osis Mirip Pemilu, SMPN 3 Batang Ajarkan Siswa Berdemokrasi