HALO KENDAL – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kendal terus berupaya memberikan lanyanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya diwujudkan melalui program inovasi Bunda Melati (Ibu datang Melahirkan Mendapatkan Tiga Dokumen Adminduk).
Kepala Dispendukcapil Kendal, Ratna Mustikaningsih mengatakan, melalui program tersebut, sangat memudahkan para ibu yang hamil pada saat melakukan pemeriksaan dan melahirkan di Rumah Sakit/Puskesmas/Klinik Bersalin yaitu akan langsung mendapatkan Dokumen Adminduk sejak dini.
“Inovasi ini diterapkan sejak tahun 2022 dan saat ini sudah berjalan pada 4 Rumah Sakit, 23 Puskesmas, dan 2 Klinik Bersalin. Program ini akan terus dikembangkan dengan melibatkan stakeholer seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Kepala Dispendukcapil Kendal juga mengungkapkan, pengembangan tersebut benar-benar diwujudkan dalam rapat koordinasi dengan stakeholder terkait untuk merumuskan MoU (Memorandum of Understanding), agar inovasi Bunda Melati bisa lebih memiliki nilai tambah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut Ratna, pada rapat yang dilaksanakan tanggal 30 Juli 2025 lalu, terdapat kesepahaman yang merumuskan nilai plus bagi program Bunda Melati.
“Adapun hasil dari MoU tersebut, diantaranya Dinas Kesehatan mendorong semua rumah sakit dan Puskesmas di Kabupaten Kendal untuk mengimplementasikan inovasi Bunda Melati, yang mana dirasa sangat bermanfaat bagi ibu melahirkan, khususnya penerima bantuan iuran jaminan kesehatan,” ungkapnya.
Selain itu, dari Dinas Kesehatan juga meminta kepada stakeholder terkait agar segera melaksanakan, sehingga segera tercover dan meningkatkan UHC di Kabupaten Kendal.
Sedangan dari Dinas Sosial akan mengusulkan anak yang baru lahir, dan memenuhi syarat penerima bantuan iuran jaminan kesehatan akan diusulkan BPJS PBI Kesehatan kepada Pemerintah Pusat, Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Kemudian pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri menyatakan untuk mendukung Program Bunda Melati karena melihat realitas dilapangan sangat membantu masyarakat. Sehingga RSI beserta jajaran dibawah nauangan Muhammadiyah akan mengadakan Perjanjian Kerjasama dengan Dispendukcapil Kendal dalam waktu dekat ini.
Ratna menyebut, langkah nyata Dispendukcapil Kendal dalam memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat terlah dibuktikan, yaitu inovasi Bunda Melati saat ini telah dikembangkan menjadi Inovasi Bunda Melati Plus.
Artinya plusnya adalah komunikasi informasi dan edukasi sejak pemeriksaan kehamilan bagi orang tua/ibu yang melahirkan agar menyiapkan nama terlebih dahulu, dan setelah dilahirkan si bayi mendapatkan 3 adminduk dan langsung mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah.
“Program inovasi tersebut kami kembangkan menjadi Bunda Melati Plus, sehingga ibu melahirkan dan anaknya mendapatkan kebahagiaan, karena adminduknya lengkap dan terlindungi kesehatannya dengan kepesertaan BPJS,” jelas Ratna.
Ia juga berharap, seluruh stakeholder terkait, mulai dari bidan desa dan seluruh lemba serta lembaga pelayanan kesehatan dan sosial bisa ikut memberikan sosialisasi Program Inovasi Bunda Melati Plus.
“Sehingga pengembangan program tersebut bisa berjalan dengan baik dan tentunya akan lebih memberikan manfaat lebih kepada masyarakat,” harap Kepala Dispendukcapil Kendal. (HS-06)