in

Tinggalkan Kendaraan saat Mudik, Polri : Cari Tempat Penitipan

 

HALO SEMARANG – Para pemudik yang menggunakan moda transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadinya di rumah, untuk menitipkan ke tempat yang keamanannya memungkinkan lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto di Jakarta, seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.

“Dia punya properti yang ditinggalkan, benda bergerak mobil/motor, saya mengupayakan, cari tempat-tempat penitipan yang bisa berbayar mungkin murah. Misalnya PT A, punya space berapa, kita sampaikan mungkin bisa gak dititipkan barang-barang masyarakat dalam kurun waktu beberapa hari,” kata Kapolda, belum lama ini.

Menurut Irjen Pol Karyoto, selama mudik beberapa hari, masyarakat juga bisa menitipkan kendaraan di kantor polisi, jika ruang parkirnya memadai dan memungkinkan.

“Tapi setidak-tidaknya kalau kantor polisi halamannya luas, kita utamakan, silahkan. Lebih aman,” kata Kapolda.

Sementara itu menjelang arus mudik Lebaran 2023, Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah lokasi rawan macet, khususnya di pintu keluar wilayah DKI Jakarta.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan panjang, Polda Metro Jaya akan mendirikan pos pengamanan (pospam) di lokasi-lokasi tersebut.

“Titik pintu keluar Jakarta yang rawan macet dibagi menjadi dua kategori, yakni untuk roda empat dan roda dua,” kata Kombes Pol Latif Usman.

Dia menjelaskan untuk titik rawan macet roda empat saat mudik, diperkirakan terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), akses lalu lintas menuju Pelabuhan Merak, dan menuju Bogor, Jawa Barat.

“Jalur tol sudah kita siapkan untuk yang ke arah Cikampek, itu yang ke arah timur. Terus nanti yang ke arah barat (Merak) juga sudah kita siapkan, begitu juga Jagorawi yang akan kita siapkan ke arah Bogor,” kata dia.

Adapun untuk kendaraan roda dua, diprediksi mengalami kemacetan di Jalan Inspeksi Kalimalang.

Jalan itu biasa dilalui masyarakat untuk mudik menggunakan sepeda motor melalui jalur utara.

Rawan Bencana

Dalam rangka mendukung mobilitas kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2023, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengantisipasi sejumlah titik rawan bencana di beberapa ruas jalan nasional Pulau Jawa.

Antisipasi dilakukan dengan penyelesaian pekerjaan hingga penyiapan posko siaga sapta taruna.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, Endra S Atmawidjaja, mengatakan saat ini kondisi jalan nasional di Pulau Jawa 92 persen dari 4.858 kilometer dalam kondisi mantap.

Saat ini Ditjen Bina Marga tengah memfokuskan pada penanganan dan perbaikan pada beberapa ruas, seperti akses Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, Jalur Pantura, dan penggantian Jembatan Callendar Hamilton.

Pertama, penanganan akses jalan menuju Pelabuhan Merak berupa pelebaran dan penataan bahu jalan Cikuasa Bawah dan Atas.

“Penanganan Cikuasa Bawah sepanjang 500 meter saat ini progresnya mencapai 40 persen dan Cikuasa Atas 980 meter progres saat ini 65 persen. Target penanganan setelah Lebaran 2023 meliputi pelebaran Jembatan Langon A dan penambahan lajur dari oprit Fly Over Merak sampai pintu pelabuhan,” jelas Endra S. Atmawidjaja.

Endra juga mengatakan, untuk akses ke Pelabuhan Ciwandan yang menjadi dermaga ferry tambahan untuk melayani penyeberangan Jawa – Sumatera, Pemkot Cilegon melakukan perbaikan dan pengaspalan jalan dan jembatan pada Jalan Aat Rusli.

“Jalan menuju Ciwandan juga dapat melalui Jalan Nasional Raya Anyer dengan kemantapan jalan sekitar 90 persen. Saat ini sedang dilakukan pelebaran atau perkerasan bahu jalan selebar 2 meter kiri dan 2 meter kanan dari Cilegon ke Pasauran sepanjang 5,8 kilometer. Pada H-10, kami targetkan selesai 4 kilometer di sisi kiri dan 800 meter di sisi kanan,” kata dia. (HS-08)

Nama Batang Telah Dikenal sejak Zaman Majapahit

BPJPH Kemenag RI Gencarkan Sertifikasi Halal Gratis