HALO PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan tahun ini akan memfokuskan program-programnya, pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Upaya yang dilakukan, antara lain dengan meningkatkan potensi-potensi daerah yang ada, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara makro.
Upaya itu didukung dengan sudah melandainya kasus Covid-19 dan tingginya cakupan vaksinasi, sehingga Purbalingga sudah berada pada level 1 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Dia berharap pada 2022, perekonomian masyarakat bisa kembali menggeliat.
”Alhamdulillah melihat perkembangan Covid-19 di Purbalingga yang sudah melandai, dan 76 persen cakupan Covid-19 secara keseluruhan, dan untuk lansia di atas 60 persen, sehingga bisa level 1 PPKM. Vaksinasi anak-anak 6-11 tahun pun sudah mulai dilaksanakan,” kata dia, seperti dirilis Purbalinggakab.go.id.
Dia juga mengimbau semua pihak, agar tetap mewaspadai penyebaran Covid-19, karena ancaman tersebut belum hilang. Bahkan saat ini. varian baru, yakni Omicron juga telah masuk ke Indonesia. Dia berharap, ke depan tidak terjadi kembali lonjakan kasus atau gelombang ketiga Covid-19.
Sementara itu dalam refleksi malam tahun baru 2022, bersama Persatuan Wartawan Indonesia, Jumat (31/12) lalu di Peringgitan Rumah Dinas Bupati Purbalingga, Bupati juga berharap para jurnalis membantu membangun Purbalingga.
”Selama 10 bulan jalannya kepemerintahan berjalan baik. Kami berharap kepada teman-teman wartawan untuk saling membantu pembangunan, saling bermitra demi kepentingan kemajuan Purbalingga. Dalam hal pemberitaan dan masukkan membangun tidak semua kritik jelek, kritik berfungsi untuk menjadi kaca bagi pemerintah untuk berbuat yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Ketua Persatuan Wartwan Indonesia (PWI) cabang Purbalingga, Joko Santoso mengatakan malam tahun baru menjadi refleksi bagi kita semua guna membangun komitmen agar lebih dekat lagi dan bersinergi lagi. Kerja sama dan hubungan yang selama ini berjalan sudah baik, ke depan bisa menjadi lebih baik lagi.
”Walaupun tidak semua dari kami lahir di Purbalingga, namun kami siap bekerja sama membangun Purbalingga, dengan cara kami sebagai wartawan. Kritik membangun, seperti jamu pahit namun menyehatkan dan proposional,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Jiah Palupi Twihantari mengatakan siap bekerja sama bersinergi membangun kemitraan antara Dinkominfo, Humas Setda dan PWI Purbalingga membentuk Purbalingga informatif.
”Seperti pelangi walaupun berbeda warna jika disatukan akan membuat yang indah yang memandangnya. Dinkominfo, Humas dan PWI ujung tombak informasi, mudah-mudahan semakin kerjasama ini semakin terbangun,” kata dia (HS-08)