HALO SEMARANG – Nadio Padovani, direktur utama tim Gresini Racing Ducati, pantas diacungi jempol berkat suksesnya melambungkan Enea Bastianini.
Tak diunggulkan, tapi Bastianini berhasil memetik tiga kemenangan dalam tujuh seri balapan MotoGP 2022.
Padovani tak menyangka bisa memimpin tim yang saat ini bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.
Bastianini juga membuatnya sebagai bos perempuan pertama yang telah memiliki tiga kemenangan di kelas utama.
Menurut Nadia, Enea menjadi titik balik kebangkitan Gresini selepas ditinggal bos sebelumnya, Fausto Gresini.
Fausto Gresini, yang merupakan suami dari Padovani, meninggal dunia pada 2021.
‘’Enea membawa kami terlarut dalam kegembiraan yang tiada henti. Dia telah berkembang pesat dan terbukti menjadi pembalap hebat,’’ ujar Nadia seperti dilansir dari Motosan.
Dia tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Ducati yang memberi motor yang luar biasa.
‘’Enea berhasil menjawab setiap kepercayaan yang diberikan,’’ tuturnya.
Bastianini kini menempel ketat pemimpin klasemen sementara, Fabio Quartararo.
Pembalap asal Italia itu hanya tertinggal delapan poin.
Mimpi tim satelit Gresini untuk menjadi juara dunia sekarang terbuka lewat kepiawaian Enea.
‘’Untuk saat ini kami harus siap memainkan banyak balapan dan meraih banyak poin,’’ tandas Padovani.
Perempuan kalem ini kagum akan kedewasaan Bastianini.
‘’Enea adalah anak yang diinginkan semua orang tua. Dia profesional baik di dalam maupun di luar lintasan,’’ paparnya.
Nadia berharap sang rider kembali menunjukkan kehebatannya pada Grand Prix (GP) Italia di Sirkuit Mugello, 29 Mei mendatang. (HS-06)